Garudayaksa Ganti Pelatih di Putaran Ketiga, Muhammad Ridwan Datang Saat Puncak Klasemen

  • Bagikan
Muhammad Ridwan, Pelatih Garudayaksa FC - Foto : Dok. Garudayaksa FC

JAKARTA – Langkah mengejutkan diambil Garudayaksa FC jelang putaran ketiga Championship Liga 2 2025/2026. Erwan Hendarwanto yang belum lama diumumkan sebagai pelatih anyar, mendadak diganti.

Alasannya bukan teknis, melainkan kesehatan.

banner 336x280

COO Garudayaksa, Derry Hidayat, memastikan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi terkini sang pelatih yang membutuhkan waktu pemulihan cukup panjang.

“Kondisi kesehatan coach Erwan sedang kurang baik. Mohon doa dan dukungan agar beliau segera pulih,” ujar Derry dalam rilis resmi klub, Kamis (19/2/2026).

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang selama ini mendukung perjalanan karier Erwan, khususnya masyarakat Yogyakarta.

Muhammad Ridwan Ambil Alih

Tak butuh waktu lama, manajemen bergerak cepat. Legenda PSIS Semarang, Muhammad Ridwan, resmi ditunjuk sebagai pengganti dan mulai bertugas hari ini.

Baca Juga  KNVB Larang Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda, Maarten Paes Jadi Pengecualian

Dalam pernyataannya melalui media sosial klub, Ridwan mengaku siap menghadapi tantangan baru.

“Saya sangat antusias memulai perjalanan baru bersama Garudayaksa FC. Mari melangkah bersama dan memberikan performa terbaik,” ujarnya.

Ridwan bukan nama asing di dunia kepelatihan. Ia menghabiskan periode 2018–2025 bersama PSIS, mulai dari pelatih tim junior, asisten manajer, hingga caretaker tim utama. Pengalamannya di ruang ganti dan manajemen tim menjadi pertimbangan penting dalam keputusan ini.

Sebagai pemain, Ridwan juga punya rekam jejak juara bersama Sriwijaya FC dan Persib Bandung. Mental juara inilah yang kini diharapkan menular ke skuad Garudayaksa.

Target Promosi Tak Boleh Goyah

Pergantian pelatih di tengah persaingan ketat tentu berisiko. Namun manajemen menegaskan langkah ini bagian dari komitmen menjaga stabilitas dan target promosi ke Liga 1 atau Super League musim depan.

Baca Juga  Persis Solo Gagal Putus Tren Negatif, Tumbang 1-3 dari Persita Tangerang di Kandang

Dalam perspektif Sepak Pojok 82, keputusan ini adalah perjudian yang terukur. Garudayaksa saat ini masih memuncaki klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 dengan koleksi 37 poin dari 19 laga.

Artinya, fondasi tim sudah terbentuk. Tantangannya kini bukan membangun dari nol, melainkan menjaga konsistensi dan mentalitas hingga garis akhir.

Putaran ketiga adalah fase penentuan. Salah langkah bisa menghapus kerja keras sejak awal musim. Namun dengan posisi di puncak klasemen, momentum masih ada di tangan Garudayaksa.

Kini, sorotan tertuju pada Ridwan. Mampukah ia menjaga ritme, atau justru membawa warna baru yang lebih agresif?

Waktu akan menjawab. Tapi satu hal pasti: target promosi tak boleh goyah.

  • Bagikan