JAKARTA – Manajemen Semen Padang FC membuat gebrakan mengejutkan menjelang bergulirnya kompetisi kasta kedua, Liga 2 Championship 2026/2027. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut secara resmi memutuskan untuk memindahkan markas tim ke tanah Pasundan, Jawa Barat, dengan menunjuk Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, sebagai homebase baru mereka.
Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, mengumumkan langsung kabar kepindahan ini melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan stadion baru (homebase) Semen Padang FC untuk mengarungi Liga 2 Musim 2026/2027 adalah Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi,” tulis Andre Rosiade dalam takarir unggahannya.
Alasan Kabau Sirah Angkat Koper dari Sumatra Barat
Keputusan manajemen mengungsi ke Bekasi ini bergulir karena Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang tengah memasuki tahap renovasi besar-besaran. Pemerintah daerah setempat bakal membongkar total stadion sepuh tersebut guna membangun ulang fasilitas olahraga yang lebih modern dan layak.
Semen Padang FC sendiri wajib bertarung di kompetisi kasta kedua musim depan setelah gagal mempertahankan posisi dan terdegradasi dari ketatnya persaingan kasta tertinggi Super League musim lalu.
Kepindahan ini otomatis meramaikan peta persaingan sepak bola di Jawa Barat yang kini sudah mengantongi banyak wakil di Liga 2 Championship. Semen Padang FC bakal saling sikut dengan tim-tim lokal seperti Persikad Depok, FC Bekasi City, Dejan FC, hingga tim promosi baru dari Liga 3, PSGC Ciamis.
Pulangkan Nil Maizar Demi Misi Promosi ke Super League
Selain mengumumkan stadion baru, manajemen Kabau Sirah juga bergerak agresif menyusun kekuatan tim dengan mendatangkan pelatih kepala baru. Manajemen resmi mendaulat taktik arsitek lokal berpengalaman, Nil Maizar, untuk menakhodai tim musim depan.
Nama Nil Maizar sendiri sudah sangat melekat di hati para pendukung Semen Padang. Pria berkumis tebal ini merupakan mantan pemain sekaligus pelatih legendaris yang sukses mengantarkan Semen Padang merengkuh trofi juara Indonesia Premier League (IPL) pada musim 2011/2012 silam.
Prestasi emas itulah yang sempat membuat PSSI kepincut hingga menunjuk Nil Maizar menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2012.
Sebelum memutuskan comeback ke Ranah Minang, Nil Maizar juga sudah kenyang pengalaman dengan menukari berbagai klub elit tanah air. Ia tercatat pernah menakhodai Persisam Putra Samarinda, Persela Lamongan, Sriwijaya FC, hingga klub terakhirnya, Sumsel United. Manajemen berharap tangan dingin Nil Maizar mampu mengembalikan kejayaan Semen Padang FC untuk segera promosi kembali ke Super League.













