Sumardji Akui Kepercayaan Publik Menurun Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

  • Bagikan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji - Foto : Ist

JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, secara blak-blakan mengakui bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan. Kondisi tersebut merosot tajam setelah Skuad Garuda gagal mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Sumardji menilai situasi dingin ini sebagai tantangan besar yang wajib seluruh elemen tim jawab dengan prestasi nyata. Pria yang juga mantan manajer Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa armada John Herdman harus menyapu bersih hasil positif dalam sejumlah agenda internasional ke depan.

banner 336x280

“Jujur saja, kami semua di PSSI sangat merindukan dukungan luar biasa dari para suporter. Kita tahu, realitasnya saat ini kepercayaan publik menurun setelah kita gagal lolos ke Piala Dunia,” ujar Sumardji kepada awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (1/6/2026).

Misi Dongkrak Ranking FIFA Kontra Oman dan Mozambik

PSSI membidik dua laga krusial FIFA Matchday melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026 sebagai momentum kebangkitan. Federasi menuntut Asnawi Mangkualam dan kolega meraup poin penuh demi memperbaiki posisi Indonesia di tabel peringkat dunia.

Baca Juga  PSBS Terpuruk di Dasar Klasemen, Pelatih Sebut Peluang Bertahan Mustahil

Sebab, posisi Indonesia baru saja melorot ke peringkat 122 FIFA dengan koleksi 1.144,88 poin. Penurunan peringkat ini merupakan buntut dari kekalahan tipis 0-1 saat bersua Bulgaria pada ajang FIFA Series sebelumnya.

“Kemarin kita kehilangan poin saat menghadapi Bulgaria. Tentu pada dua pertandingan ini kita harus betul-betul mengamankan kemenangan agar peringkat Indonesia bisa kembali merangkak naik,” tambahnya.

Selain membidik poin FIFA, PSSI juga memasang target harga mati, yaitu keluar sebagai juara pada turnamen Piala AFF 2026 mendatang. Manajemen berharap rentetan hasil manis ini bisa memicu kembali gairah dan antusiasme tinggi dari para suporter fanatik untuk memenuhi tribun Stadion GBK.

Baca Juga  Frans Putros Tampil di Piala Dunia 2026, Bek Persib Siap Hadapi Grup Neraka

PSSI Bagi Fokus Skuad Senior dan Pemain Lokal

Guna menyiasati padatnya jadwal, PSSI menerapkan strategi pembagian fokus pemain secara matang. Tim kepelatihan memproyeksikan barisan pemain diaspora untuk mengawal kekuatan Timnas senior di agenda FIFA Matchday, sedangkan talenta lokal akan menjadi tumpuan utama di Piala AFF.

Langkah taktis ini bergulir demi mengembalikan performa terbaik Timnas Indonesia sekaligus merebut kembali hati para pencinta sepak bola tanah air.

Sementara itu, pada sesi latihan perdana di Stadion Madya, hampir seluruh penggawa Garuda sudah merapat ke lapangan hijau. Hanya dua nama, yakni Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk, yang belum menampakkan batang hidungnya karena baru tiba di Jakarta pada Senin malam.

“Alhamdulillah, kondisi fisik seluruh anak-anak sangat baik. Semua pemain merasa bahagia dan sangat siap untuk menyongsong laga sengit kontra Oman,” pungkas Sumardji optimistis.

  • Bagikan