Selecao Hancur Lebang di 16 Besar Piala Dunia 2026: Romario Mengamuk, Ingin Robek Kontrak dan Tuntut Carlo Ancelotti!

  • Bagikan
Tragedi babak 16 besar Piala Dunia 2026! Brasil didepak Norwegia, Neymar menangis, dan legenda Romario mengamuk desak kontrak Carlo Ancelotti dirobek.

SEPAKPOJOK82.COM – Gelombang gempa bumi melanda sepak bola Brasil. Tim Nasional Brasil harus menelan pil paling pahit dalam sejarah modern mereka setelah dipastikan angkat koper lebih cepat dari panggung akbar Piala Dunia 2026. Datang dengan status mentereng sebagai salah satu kandidat kuat juara, langkah Selecao justru terhenti secara tragis di babak 16 besar setelah dipecundangi oleh tim dinamit Eropa, Norwegia.

Dua gol mematikan dari monster lini depan, Erling Haaland, sukses memupus mimpi besar publik Brasil sekaligus memastikan Norwegia melaju ke babak perempat final. Hasil memilukan ini juga diyakini menjadi akhir perjalanan melankolis bagi megabintang Neymar Jr (34) di kancah Piala Dunia, yang tampak menangis sesenggukan dan tak mampu menyembunyikan kekecewaan mendalam begitu peluit panjang dibunyikan wasit.

banner 336x280

Prestasi Terburuk Sejak 1990: Romario Sebut Laga Melawan Norwegia adalah Aib

Tersingkir di fase awal 16 besar menjadi torehan tinta hitam terburuk bagi Brasil di turnamen antarklub dunia sejak edisi Italia 1990 silam. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang kutukan dan puasa gelar Selecao yang sudah berjalan selama 24 tahun tanpa pernah lagi mencicipi indahnya mengangkat trofi emas Piala Dunia.

Baca Juga  Sumardji Akui Kepercayaan Publik Menurun Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Kegagalan total ini langsung memantik murka dari legenda hidup sepak bola Brasil yang membawa negara tersebut juara dunia pada 1994, Romario. Mantan striker haus gol berusia 60 tahun itu meluapkan kemarahan besar secara terbuka kepada sang juru taktik asal Italia, Carlo Ancelotti.

Romario menilai mantan pelatih Real Madrid yang baru menukangi tim sejak Mei 2025 itu sebagai aktor intelektual utama yang wajib bertanggung jawab penuh atas kehancuran taktik Selecao.

“Pertandingan melawan Norwegia adalah sebuah aib besar. Dia (Ancelotti) tidak bisa tetap bertahan menjadi pelatih kepala Brasil. Jika saya yang memegang kendali atas federasi, saya akan masuk ke ruang ganti sekarang juga, menyuruhnya pergi ke neraka, dan merobek surat kontraknya di tempat!” kecam Romario dengan nada tinggi saat berbicara kepada talkSPORT.

Ingin Seret Ancelotti ke Pengadilan, CBF Pilih Pertahankan Kepala Dingin

Saking geramnya melihat performa compang-camping anak asuh Ancelotti yang dinilai sama sekali tidak mencerminkan identitas pemilik bintang lima di dada, Romario bahkan mengeluarkan pernyataan ekstrem yang mengejutkan publik sepak bola global.

“Saya bahkan siap menggugatnya (Ancelotti) ke meja hijau pengadilan atas hasil memalukan ini. Kemudian kita lihat saja apa yang terjadi nanti, tetapi satu hal yang pasti, dia tidak layak lagi tinggal di sini,” tambah Romario secara berapi-api.

Meskipun tensi tekanan publik dan kecaman para legenda terus meningkat ke titik didih, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dilaporkan enggan mengambil keputusan emosional secara gegabah di bawah tekanan media. Berdasarkan laporan internal, sikap resmi CBF saat ini adalah tetap mempertahankan kepala dingin dan memilih untuk melanjutkan komitmen kontrak kerja sama dengan Don Carlo guna menata ulang skuad pasca-tragedi memilukan di Piala Dunia 2026.

  • Bagikan