Indeks

Drama di GBT! Persib Ditahan Persebaya, Wasit Jadi Sorotan Tajam

  • Bagikan

BANDUNG – Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 kontra Persebaya Surabaya dalam duel klasik di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3/2026) malam.

Laga lanjutan BRI Super League itu berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif, saling menekan, dan tak memberi ruang sedikit pun. Drama justru pecah di menit-menit akhir pertandingan.


Gol Dianulir, VAR Panaskan Laga

Persebaya membuka keunggulan lebih dulu lewat Bruno Moreira dari titik penalti pada menit ke-44. Gol itu membuat tuan rumah memimpin 1-0 hingga penghujung babak pertama.

Namun, Persib sempat menyamakan skor lewat Kakang Rudianto di menit 45+5. Sayangnya, wasit Eko Saputra menganulir gol tersebut setelah melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR). Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari kubu Maung Bandung.

Masuk babak kedua, Persib bangkit. Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui skema serangan cepat. Andrew Jung kemudian membalikkan keadaan lewat gol pada menit ke-73. Persib unggul 2-1 dan sempat mengendalikan permainan.

Namun, Persebaya tak menyerah. Francisco Rivera mencetak gol penyeimbang pada menit ke-83 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Bojan Hodak Bungkam Soal Wasit

Usai pertandingan, pelatih Persib, Bojan Hodak, datang ke ruang konferensi pers bersama Frans Putros. Namun, ia memilih tidak membuka sesi tanya jawab.

Hodak hanya menyampaikan pernyataan singkat terkait kepemimpinan wasit tanpa membahas detail pertandingan.

“Saya selalu menghormati media dan pekerjaan Anda, tetapi saya tidak bisa berbicara tentang wasit hari ini,” ujar Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu menegaskan klausul dalam kontraknya melarang dirinya mengomentari kinerja wasit. Ia menyebut jika tidak membahas wasit, maka tidak ada hal lain yang perlu ia komentari.

“Jika saya tidak membicarakan wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan,” tegasnya sebelum meninggalkan ruangan lebih cepat.

Frans Putros yang duduk di sampingnya juga tidak memberikan pernyataan apa pun.


Duel Klasik Sarat Kontroversi

Hasil imbang ini membuat Persib gagal memaksimalkan peluang mendulang poin penuh di kandang lawan. Sementara itu, Persebaya berhasil mengamankan satu angka penting dalam persaingan papan atas.

Pertandingan ini bukan hanya menyajikan empat gol dan tempo tinggi, tetapi juga diwarnai kontroversi VAR yang kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

Duel Persib vs Persebaya di GBT membuktikan bahwa laga klasik selalu menghadirkan tensi tinggi, drama, dan polemik yang sulit dipisahkan dari panasnya rivalitas.

  • Bagikan
Exit mobile version