Indeks

Milos Raickovic Resmi Tinggalkan Persebaya, Sindir Satu Sosok di Internal Klub?

  • Bagikan
Pemain Persebaya Surabaya, Milos Raickovic - Foto : Dok. Persebaya

SURABAYA – Teka-teki masa depan Milos Raickovic bersama Persebaya Surabaya akhirnya terjawab. Gelandang jangkar asal Montenegro tersebut resmi mengonfirmasi kepergiannya dari publik Bajol Ijo melalui sebuah unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, Senin (1/6/2026).

Namun, ucapan perpisahan sang pemain langsung memicu kegaduhan di jagat maya. Di balik untaian kalimat terima kasih, Milos secara mengejutkan menyelipkan sebuah sindiran tajam yang mengarah kepada salah satu sosok di internal klub.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub (kecuali satu orang) atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang telah kita lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” tulis Milos Raickovic.

Memicu Spekulasi Panas di Kalangan Bonek

Sontak saja, kalimat pembawa teka-teki “kecuali satu orang” tersebut melahirkan berbagai spekulasi liar di kalangan suporter. Banyak pihak menduga ada perlakukan kurang menyenangkan yang menimpa Milos sebelum akhirnya ia memutuskan angkat kaki dari Kota Pahlawan.

Padahal, Bonek dan Bonita sempat membanjiri kolom komentar dengan nada penyesalan. Maklum, Milos termasuk salah satu legiun asing yang sukses nyetel dengan karakter permainan tim menjelang pengujung musim BRI Super League 2025/2026.

Sepanjang musim lalu, pelatih Bernardo Tavares sebenarnya cukup mengandalkan jasa Milos untuk mengawal lini tengah Persebaya. Pemain bertubuh jangkung ini sukses membukukan catatan statistik yang lumayan apik dengan torehan tiga gol dan empat assist dari 33 pertandingan.

Momen emas Milos lahir saat ia berhasil memborong dua gol sekaligus mengantarkan Persebaya menghancurkan PSBS Biak di laga krusial akhir musim. Performa gemilang itu sekaligus membungkam kritik tajam suporter yang sempat meragukan konsistensinya di awal musim.

Apresiasi Tinggi untuk Energi Magis Bonek dan Bonita

Meski pergi dengan menyisakan sedikit drama, Milos tetap memberikan rasa hormat yang luar biasa kepada Bonek dan Bonita. Ia menyebut atmosfer militan yang tersaji di atas tribune Stadion Gelora Bung Tomo sebagai pengalaman paling berkesan sepanjang karier sepak bolanya di Indonesia.

“Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya bisa mengenakan jersi Persebaya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini,” ungkap Milos.

Milos juga mendoakan agar Persebaya Surabaya bisa terus berkembang dan segera membawa pulang trofi juara ke Surabaya dalam beberapa musim ke depan. Ia mengakhiri pesan menyentuh tersebut dengan jargon kebanggaan arek-arek Suroboyo.

“Ucapan terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita. Semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini menjadi sangat istimewa. Mungkin suatu hari nanti jalan kita akan bertemu kembali. Salam satu nyali, WANI!” pungkasnya.

Saat ini, manajemen Persebaya Surabaya sendiri sedang sibuk melakukan perombakan skuad besar-besaran bersama Bernardo Tavares demi menyongsong ketatnya kompetisi Super League 2026/2027.

  • Bagikan
Exit mobile version