SURABAYA – Kabar mengejutkan kembali menerpa publik sepak bola Kota Pahlawan. Dirigen sekaligus kapten utama Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, resmi mengumumkan perpisahan yang sangat emosional setelah mengawal panji Bajul Ijo selama empat musim penuh.
Melalui unggahan menyentuh di akun Instagram pribadinya (@brunomoreira99), penyerang sayap lincah asal Brasil tersebut menegaskan bahwa ia mengharamkan rasa sesal atas semua keputusan yang telah ia ambil selama merumput di Surabaya.
“Jika saya bisa kembali memutar waktu ke masa lalu, saya akan tetap melakukan semuanya dengan cara yang persis sama,” tulis Bruno Moreira dalam takarir unggahannya.
Sama Sekali Tidak Ada Penyesalan Berseragam Hijau
Pernyataan tegas ini menjadi bukti sahih bahwa pemain jebolan Santos FC tersebut memiliki ikatan batin yang sangat sakral dengan Persebaya. Meski harus menyudahi masa baktinya seiring berakhirnya kompetisi Super League musim 2025/2026, Bruno mengaku sangat bersyukur atas segala dinamika yang ia rasakan.
“Empat musim luar biasa telah saya habiskan bersama klub ini, kota ini, dan juga para suporter. Jika orang bertanya apakah saya ingin mengubah sesuatu dari perjalanan ini? Tentu tidak. Sama sekali tidak ada,” tambah pemain berusia 27 tahun tersebut.
Bagi Bruno, setiap tetesan keringat dalam memetik kemenangan, meratapi kekalahan, hingga kegagalan meraih trofi justru berhasil membentuk mentalitasnya menjadi pribadi yang jauh lebih matang. Catatan itulah yang membuat sang pemain enggan menghapus satu pun memori indah dari buku sejarah kariernya bersama Green Force.
Tinggalkan Jejak Emas Sebelum Terbang ke Luar Negeri
Sejak mendarat pertama kali pada musim 2021/2022, Bruno memang bertransformasi menjadi idola baru yang sangat berpengaruh di dalam ruang ganti. Selain menjadi mesin gol andalan di lini serang, tim pelatih juga memberikan mandat besar kepadanya untuk menyandang ban kapten guna memimpin armada Bajul Ijo dalam beberapa musim terakhir.
Dalam salam perpisahannya, Bruno tak lupa menghujani jajaran manajemen, tim pelatih, serta suporter militan Bonek dan Bonita dengan apresiasi setinggi langit. Ia menilai energi magis dari tribune Stadion Gelora Bung Tomo selalu berhasil melipatgandakan motivasi bertanding para pemain.
Pemain bernomor punggung ikonik ini juga mendoakan agar klub kebanggaan arek-arek Suroboyo ini bisa segera memutus dahaga juara dan kembali disegani di kancah nasional.
Manajemen memastikan bahwa sang kapten bakal memulai petualangan baru dengan berkarier di luar negeri pada musim depan. Keputusan ini otomatis menyudahi pengabdian panjang Bruno yang sempat comeback membela klub pada 2023 lalu hingga akhir musim 2025/2026 ini.
Jalan cerita Bruno Moreira bersama Persebaya kini memang telah menemui garis finis. Namun bagi Bonek, determinasi dan loyalitas sang gelandang serang akan selalu menempati tempat istimewa di hati mereka. Salam satu nyali, WANI!
