Penebusan Jung, Persib Tekuk PSM dan Kudeta Puncak Klasemen

  • Bagikan

SEPAKPOJOK82.COM – Persib Bandung meraih kemenangan penting yang beraroma puncak klasemen usai menundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12), ditentukan oleh satu momen krusial—penebusan sempurna Andrew Patrick Jung.

 

banner 336x280

Gol semata wayang Persib lahir pada menit ke-26, hanya beberapa menit setelah Jung mengalami kegagalan paling menyakitkan bagi seorang eksekutor: penalti yang ditepis penjaga gawang. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Berguinho dijatuhkan Muhammad Mufli di kotak terlarang. Jung maju sebagai algojo, namun sepakan kerasnya berhasil ditepis keluar oleh Hilman Syah.

 

Namun di sepak bola, penebusan selalu menunggu di sudut lain. Dari sepak pojok yang dieksekusi Thom Haye, Jung melompat paling tinggi dan menanduk bola masuk ke gawang PSM. Sebuah gol yang tak hanya menebus kegagalan, tetapi juga menjadi pembeda dalam laga ketat nan sarat tekanan.

 

Keunggulan 1-0 itu mampu dipertahankan Maung Bandung hingga peluit panjang berbunyi. Tiga poin ini membawa Persib sementara mengudeta Borneo FC Samarinda di puncak klasemen. Kedua tim sama-sama mengoleksi 34 poin, namun Persib unggul dalam rekor head-to-head musim ini.

Baca Juga  Persebaya vs PSM Makassar: Bernardo Tavares Lupakan Nostalgia, Fokus 200 Persen di Gelora Bung Tomo

 

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui timnya tampil lebih meyakinkan pada babak pertama. Intensitas, penguasaan permainan, dan keberanian menekan menjadi kunci. Namun situasi berubah selepas jeda.

 

“Di babak kedua kami terlalu bertahan di belakang. Mereka memiliki kesempatan lewat set piece bola mati,” ujar Bojan seusai laga.

 

Persib memang terlihat kesulitan mengembangkan serangan balik. Beberapa peluang transisi gagal dimaksimalkan karena terburu-buru atau salah pengambilan keputusan. PSM mencoba memanfaatkan situasi dengan gempuran bola mati dan umpan silang, tetapi disiplin lini belakang Persib menjadi benteng terakhir yang tak bisa ditembus.

 

“Tapi saya senang pemain bisa bertahan dengan baik dan yang terpenting bisa menang,” lanjut pelatih asal Kroasia itu.

 

Bojan juga menyoroti momen penalti yang gagal dieksekusi Jung. Namun ia melihat hal tersebut sebagai bagian dari kerasnya pertandingan.

 

“Saya bilang ini pertandingan yang berat. Di babak pertama kami punya peluang penalti tapi gagal. Beruntung kami bisa menciptakan gol,” katanya.

Baca Juga  Persib Bandung Jauhkan Borneo FC, Bojan Hodak Tetap Waspada

 

Ia menambahkan, meski PSM mengirim banyak umpan silang di babak kedua, nyaris tak ada peluang bersih yang benar-benar membahayakan gawang Persib.

 

“Ada banyak umpan silang, tapi pertahanan kami tampil baik,” tegas Hodak.

 

Soal persaingan di puncak klasemen, Bojan memilih bersikap dingin. Ia mengaku tak peduli dengan hasil laga Borneo FC melawan Malut United yang digelar sehari setelahnya. Fokus Persib kini sepenuhnya tertuju ke agenda berikutnya.

 

“Sekarang kami punya poin yang sama dengan Borneo FC. Kami hanya akan fokus menghadapi Persik Kediri dan setelah itu Persija. Setelah itu kita lihat di mana posisi kami di klasemen akhir putaran pertama,” paparnya.

 

Kemenangan ini memang belum sepenuhnya mengamankan singgasana. Borneo FC masih berpeluang kembali ke puncak jika mampu mengalahkan Malut United pada Minggu (28/12). Namun satu hal pasti—di GBLA, Persib telah menunjukkan mental pemimpin klasemen: jatuh, bangkit, lalu menang.

  • Bagikan