SepakPojok82 – Ajax Amsterdam akhirnya menuntaskan perburuan penjaga gawang anyar. Klub raksasa Eredivisie itu resmi merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, pada Senin (2/2/2026). Transfer ini sekaligus menegaskan langkah cepat Ajax dalam menutup lubang di sektor penjaga gawang usai kepergian Remko Pasveer.
Nama Paes sejatinya sudah santer dikaitkan dengan Ajax sejak sepekan terakhir. Sejumlah media Belanda melaporkan bahwa klub asal Amsterdam tersebut menebus kiper berusia 27 tahun itu dari FC Dallas dengan nilai transfer di kisaran 1 hingga 1,2 juta euro. Kini, rumor itu resmi menjadi kenyataan.
Ajax mengikat Maarten Paes dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029, sinyal kuat bahwa klub melihat sang kiper bukan sekadar solusi sementara. Kedatangannya bertepatan dengan hengkangnya Remko Pasveer ke Heracles Almelo, yang membuat Ajax membutuhkan sosok pelapis sekaligus pesaing bagi kiper utama, Vitezslav Jaros.
Direktur sepak bola Ajax, Marijn Beuker, tak menampik bahwa transfer Paes merupakan respons langsung atas situasi tersebut.
“Setelah kami mendapat informasi adanya ketertarikan konkret terhadap Remko Pasveer, kami langsung bergerak,” ujar Beuker, dikutip dari situs resmi Ajax.
Lebih jauh, Beuker mengungkapkan bahwa Paes bukan nama baru dalam catatan internal klub. Ajax disebut telah memantau performanya selama dua tahun terakhir. Pengalaman Paes di MLS bersama FC Dallas dinilai menjadi nilai tambah yang signifikan.
“Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan sangat terkesan karena akhirnya bisa membawanya ke Ajax. Kami mencari penjaga gawang yang berpengalaman dan bisa diandalkan, dan Maarten memenuhi kriteria tersebut,” lanjut Beuker.
Tak hanya soal teknis, faktor mentalitas juga menjadi pertimbangan penting. Menurut Beuker, Paes memiliki karakter kompetitif yang selaras dengan filosofi Ajax.
“Dia buas di sesi latihan, pemain tim sejati, dengan mentalitas olahraga tingkat atas. Sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari,” tegasnya.
Dengan kehadiran Paes, Ajax merasa memiliki fondasi kuat di sektor penjaga gawang untuk musim-musim mendatang, terlebih jika dipadukan dengan kiper-kiper muda bertalenta yang sudah ada di dalam skuad.
Untuk sementara, Maarten Paes memang belum dijamin langsung menjadi pilihan utama. Vitezslav Jaros masih memegang status kiper nomor satu. Namun, peluang Paes untuk bersaing tetap terbuka lebar, mengingat Jaros hanya berstatus pinjaman dari Liverpool hingga akhir musim.
Bagi Paes, ini bukan sekadar transfer. Ini adalah panggung besar, kesempatan emas, sekaligus langkah penting dalam karier Eropa dan tentu saja, kabar membanggakan bagi sepak bola Indonesia.













