JAKARTA – KNVB larang pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda setelah polemik status kewarganegaraan mencuat. Namun, Maarten Paes tidak terdampak dan tetap bisa bermain.
Keputusan KNVB ini langsung menjadi sorotan. KNVB larang pemain Timnas Indonesia karena masalah administrasi paspor yang dinilai belum memenuhi regulasi.
Kasus Paspor Jadi Pemicu
Masalah ini bermula ketika NAC Breda menggugat Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James.
Setelah itu, kasus melebar. TOP Oss ikut menggugat Willem II karena memainkan Nathan Tjoe-A-On.
Selain itu, Tim Geypens juga dibekukan oleh FC Emmen.
KNVB Tegaskan Aturan Tanpa Kompromi
Menanggapi situasi tersebut, KNVB langsung mengambil sikap tegas. Mereka menegaskan bahwa pemain wajib melaporkan perubahan kewarganegaraan.
“Kami memahami dampaknya. Namun, pemain bertanggung jawab atas statusnya dan klub harus memastikan kelayakan pemain,” ujar juru bicara KNVB.
Dengan demikian, KNVB larang pemain Timnas Indonesia yang belum memenuhi syarat administratif. Mereka tidak lagi memberikan toleransi terhadap ketidaksesuaian dokumen.
Sejumlah Pemain Terancam Absen
Akibat kebijakan ini, beberapa pemain Timnas Indonesia terancam tidak bisa tampil hingga akhir musim.
Nama-nama seperti Justin Hubner di Fortuna Sittard dan Nathan Tjoe-A-On harus menjalani proses ulang administrasi.
Selain itu, klub juga wajib memenuhi aturan, termasuk izin kerja dan standar gaji minimal.
Maarten Paes Jadi Pengecualian
Di tengah kebijakan tersebut, Maarten Paes justru aman. Kiper Ajax Amsterdam itu telah memenuhi semua persyaratan sejak awal.
KNVB menegaskan bahwa proses Paes berjalan sesuai aturan dan menjadi contoh bagi klub lain.
Dampak Lebih Luas
Tidak hanya pemain Indonesia, kasus ini juga berdampak pada pemain dari negara lain seperti Suriname dan Tanjung Verde.
Kini, KNVB mendorong seluruh klub untuk lebih disiplin. Mereka ingin memastikan tidak ada lagi pelanggaran administrasi di masa depan.
Dengan situasi ini, KNVB larang pemain Timnas Indonesia menjadi penegasan bahwa regulasi harus dipatuhi tanpa kompromi.













