Indeks

PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri Usai Kegagalan di SEA Games 2025

  • Bagikan

SEPAKPOJOK82 – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menyusul hasil minor yang diraih Garuda Muda pada ajang SEA Games 2025.

Keputusan tersebut diambil setelah Timnas Indonesia U-22 gagal melangkah ke babak selanjutnya. Berstatus sebagai juara bertahan, Timnas U-22 justru harus tersisih di fase kualifikasi usai hanya mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan.

Pada laga perdana, Timnas U-22 takluk 0-1 dari Filipina, hasil yang menjadi pukulan telak. Garuda Muda sempat bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar, namun hasil tersebut belum cukup untuk mengantarkan Indonesia lolos dari fase grup SEA Games 2025.

Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji, menegaskan bahwa pengakhiran kerja sama ini telah melalui proses evaluasi menyeluruh dan dilakukan secara profesional sesuai dengan kontrak yang berlaku.

“Pengakhiran hubungan kerja antara Coach Indra Sjafri dengan PSSI. Berkaitan dengan pengakhiran hubungan kerja, tentu hak dan kewajiban sesuai kesepakatan dan kontrak yang ada wajib dijalankan. Hak yang harus diterima Coach Indra Sjafri dan kewajiban yang harus dilakukan oleh federasi akan dilaksanakan,” ungkap Sumardji saat jumpa pers, Selasa (16/12/2025).

Lebih lanjut, Sumardji menyebut bahwa Indra Sjafri menerima keputusan PSSI dengan lapang dada. Proses komunikasi antara kedua belah pihak berjalan dengan baik setelah dilakukan evaluasi pasca-SEA Games 2025.

“Semua sepakat dan semua bisa menjalankan itu dengan baik. Coach Indra Sjafri sudah kami ajak bicara setelah diskusi dan evaluasi SEA Games. Coach menerima keputusan ini dengan lapang dada dan ikhlas,” ujarnya.

Sumardji juga memastikan bahwa pengakhiran kerja sama berlaku efektif mulai hari ini. Dengan demikian, Indra Sjafri sudah tidak lagi memiliki keterikatan kerja dengan PSSI.

“Sehingga berkaitan dengan keberadaan Coach Indra Sjafri, terhitung hari ini sudah tidak ada lagi hubungan kerja dengan PSSI,” ucapnya.

Keputusan ini menjadi bagian dari langkah evaluasi besar PSSI menyusul kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Publik sepak bola nasional kini menanti, siapa sosok pelatih yang akan dipercaya menakhodai Garuda Muda ke depan

  • Bagikan
Exit mobile version