SEPAKPOJOK82.COM – Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, memberikan penjelasan terkait nasib Persija Jakarta di kompetisi internasional musim depan. Macan Kemayoran telah dipastikan mengunci posisi ketiga pada klasemen akhir Super League 2025/2026.
Hingga pekan ke-32, pasukan asuhan Mauricio Souza mengantongi 65 poin. Jumlah tersebut tidak mungkin lagi mengejar Borneo FC dan Persib Bandung yang memimpin dengan 75 poin, namun posisi Persija sudah aman dari kejaran Dewa United di peringkat keempat yang memiliki 53 poin.
Status Wakil Indonesia di Kancah Asia
Berdasarkan regulasi saat ini, dua posisi teratas klasemen akan mendapatkan jatah bermain di kompetisi tingkat benua:
-
Juara Liga: Akan bertarung melalui babak play-off AFC Champions League (ACL) Two. Jika gagal di fase tersebut, tim akan terjun ke AFC Challenge League (ACGL).
-
Runner-up: Dipastikan mendapatkan satu slot tetap di kompetisi Asia.
-
Status Kuota: Asep Saputra menegaskan bahwa meskipun ada perubahan sistem di tingkat elit Asia (ACLE), status kuota untuk Indonesia musim depan tidak mengalami perubahan.
Teka-teki Slot ASEAN Club Championship (ACC)
Pertanyaan besar muncul mengenai peluang Persija Jakarta tampil di ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027. Secara aturan dasar, kompetisi tingkat Asia Tenggara ini seharusnya diikuti oleh peringkat pertama dan kedua liga.
Namun, berkaca pada musim sebelumnya, terdapat dinamika di mana tim juara dan runner-up (saat itu Persib dan Dewa United) lebih memilih fokus pada kompetisi Asia. Pada saat itu, I.League sempat mencoba mengajukan tim peringkat ketiga, Malut United, untuk mengisi slot ACC, namun permintaan tersebut ditolak oleh pihak AFF.
Tanggapan I.League
Menanggapi isu yang mencuat di kalangan suporter mengenai jatah ACC untuk musim 2026/2027, Asep Saputra memberikan pernyataan di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Ia menekankan bahwa prioritas utama tetap diberikan kepada peraih gelar juara dan runner-up untuk mewakili Indonesia di play-off ACL Two dan ACGL.
Keputusan akhir mengenai apakah peringkat ketiga seperti Persija Jakarta dapat berpartisipasi di ACC masih sangat bergantung pada regulasi terbaru dari pihak AFF dan kebijakan sinkronisasi jadwal yang dilakukan oleh operator liga. (RED/BOL)
