JEPARA – Persijap Jepara membuat kejutan besar pada pekan ke-22 BRI Super League usai menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam.
Tampil di hadapan publik sendiri, Laskar Kalinyamat bermain penuh determinasi dan efektif memaksimalkan peluang. Sosok Iker Guarrotxena menjadi pembeda lewat dua gol yang mengunci kemenangan penting bagi tuan rumah.
Babak Pertama: Guarrotxena Buka Keran Gol
Persijap langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Iker Guarrotxena sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Persebaya dan menggetarkan jala tim tamu.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di babak pertama sekaligus membawa Persijap unggul tipis 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Persijap Lebih Efektif
Memasuki paruh kedua, Persebaya mencoba mengambil alih kendali permainan lewat dominasi penguasaan bola. Namun efektivitas tetap menjadi milik tuan rumah.
Pada menit ke-71, Alexis Gomez menggandakan keunggulan Persijap. Skema serangan cepat yang dibangun dari sisi sayap tak mampu dibendung lini pertahanan Green Force. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat mental tanding tim tamu mulai goyah.
Persebaya sempat membuka asa setelah wasit menunjuk titik putih. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil skor menjadi 2-1.
Alih-alih bangkit, Persebaya kembali kebobolan di masa injury time. Guarrotxena mencetak gol keduanya malam itu sekaligus memastikan kemenangan Persijap menjadi 3-1.
Dampak di Klasemen BRI Super League
Tambahan tiga poin krusial membuat Persijap kini mengoleksi 18 poin dan naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League. Hasil ini menjaga peluang mereka keluar dari zona degradasi sekaligus memangkas jarak dengan tim-tim di atasnya.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengapresiasi performa anak asuhnya yang tampil disiplin dan penuh semangat juang.
“Kami bermain dengan determinasi tinggi, terutama di depan pendukung sendiri. Ini kemenangan penting untuk menjaga asa bertahan di liga,” ujar Lemos usai pertandingan.
Di kubu lawan, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya. Meski unggul dalam penguasaan bola, efektivitas penyelesaian akhir menjadi persoalan yang belum terselesaikan.
Kemenangan atas Persebaya bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Persijap. Lebih dari itu, hasil ini menjadi suntikan moral besar dalam persaingan ketat BRI Super League musim 2025/2026.
