Persija Ditahan PSIM, Mauricio Souza Frustrasi: Statistik Gila, Hasil Nihil

  • Bagikan
Foto: Ist

Sepakpojok82.com – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku frustrasi setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4/2026), Macan Kemayoran harus puas berbagi poin setelah laga berakhir imbang 1-1.

banner 336x280

PSIM Curi Gol Cepat, Persija Balas Lewat Penalti

Pertandingan baru berjalan empat menit, PSIM langsung mengejutkan lewat gol cepat Ezequiel Vidal. Gol ini membuat Persija berada di bawah tekanan sejak awal laga.

Namun, Persija merespons cepat. Mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-20 melalui eksekusi penalti Allano De Lima.

Setelah itu, Persija tampil dominan dan terus menekan pertahanan lawan.

Baca Juga  Persita Tangerang Tumbang di Derby, Dewa United Curi Tiga Poin di Indomilk Arena

 

Dominasi Tanpa Hasil

Sepanjang pertandingan, Persija menciptakan banyak peluang emas. Bahkan, mereka kembali mendapatkan hadiah penalti. Sayangnya, eksekusi Emaxwell Souza gagal dikonversi menjadi gol.

Dominasi permainan yang diperlihatkan Persija tidak mampu diakhiri dengan kemenangan. Padahal, lini tengah yang dikomandoi Rizky Ridho tampil cukup solid dalam mengatur ritme permainan.

 

Mauricio Souza: Sulit Diterima

Hasil ini membuat Mauricio Souza mengaku tidak habis pikir. Ia menilai timnya sudah tampil sangat baik, tetapi gagal memaksimalkan peluang.

“Kami bermain bagus, menguasai pertandingan, menciptakan banyak peluang, tapi tidak bisa mencetak gol tambahan,” ungkapnya.

Baca Juga  PSIM vs Persija: Duel Panas di Gianyar, Adu Taktik Van Gastel vs Mauricio Souza

Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa performa tim sudah sesuai rencana, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama.

 

Peluang Juara Terancam

Hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Persija. Tambahan satu poin membuat mereka semakin tertinggal dalam perburuan gelar.

Di sisi lain, PSIM berhasil mencuri poin penting untuk menghentikan tren negatif mereka.

 

Kesimpulan

Persija tampil dominan, tetapi gagal memanfaatkan peluang. Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa efektivitas tetap menjadi kunci utama dalam sepak bola.

Jika masalah penyelesaian akhir tidak segera dibenahi, ambisi juara Persija berpotensi semakin menjauh.

 

  • Bagikan