Persib Dapat Karpet Hijau iLeague, Laga Kontra Borneo FC Ditunda Demi Fokus ACL 2

  • Bagikan
Foto : The AFC

Bandung – Persib Bandung akhirnya mendapat ruang bernapas jelang duel krusial di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Operator kompetisi Liga Indonesia, iLeague, resmi menunda pertandingan Maung Bandung kontra Borneo FC Samarinda di ajang BRI Super League, demi memberi waktu persiapan optimal bagi wakil Indonesia di pentas Asia.

Keputusan ini muncul setelah Persib memastikan tiket ke fase gugur ACL 2 dengan status juara Grup G, sebuah capaian yang membuat agenda Februari 2026 Maung Bandung kian padat dan rawan menggerus kondisi fisik pemain.

banner 336x280

Juara Grup, Jadwal Menggunung

Persib tampil solid sepanjang fase grup ACL 2 musim ini. Pasukan Bojan Hodak mengunci puncak klasemen Grup G dengan koleksi 13 poin, hasil dari performa konsisten di level antarklub Asia.

Status juara grup mengantar Persib ke babak 16 besar, di mana mereka akan berhadapan dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Laga akan dimainkan dalam dua leg:

  • Leg pertama: 11 Februari 2026 di Thailand

  • Leg kedua: 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)

Masalahnya, di sela agenda itu, Persib semula dijadwalkan melakoni laga tandang Super League melawan Borneo FC Samarinda pada 16 Februari 2026, hanya terpaut dua hari dari leg kedua ACL 2.

Logistik Jadi Alarm Bahaya

Jarak tempuh Samarinda–Bandung dengan waktu pemulihan yang sangat sempit dinilai berisiko tinggi. Manajemen Persib pun bergerak cepat mengajukan permohonan penjadwalan ulang kepada iLeague.

Hasilnya, iLeague mengabulkan permintaan tersebut. Laga Borneo FC vs Persib resmi ditunda dan akan digelar pada 15 Maret 2026 di Stadion Segiri, Samarinda, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.

Keputusan ini dinilai sebagai sinyal dukungan konkret bagi klub Indonesia yang tengah berjuang membawa nama liga di level Asia, tanpa mengorbankan prinsip kompetisi domestik.

Bojan Hodak: Harus Ada Solusi

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa Persib tidak hanya membawa kepentingan klub, tetapi juga reputasi sepak bola Indonesia.

“Kami bermain di Liga Champions Asia dan mewakili Indonesia. Dalam situasi seperti ini, harus ada solusi. iLeague membantu kami dengan menjadwal ulang laga melawan Borneo FC,” ujar Hodak.

Namun, Hodak juga mengingatkan bahwa problem serupa bisa kembali muncul jika Persib melangkah lebih jauh di ACL 2. Ia berharap koordinasi antara klub, federasi, dan operator liga terus berjalan.

Manajemen Apresiasi, Integritas Tetap Dijaga

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengapresiasi respons cepat dan komunikasi terbuka dari iLeague. Menurutnya, keputusan ini bukan sekadar teknis, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan klub Indonesia di Asia.

Adhitia menegaskan Persib tetap berkomitmen menjaga integritas BRI Super League, sembari membidik hasil maksimal di ACL 2.

Skema Cadangan Jika Persib Terus Melaju

iLeague juga telah menyiapkan opsi penyesuaian lanjutan apabila Persib lolos ke perempat final ACL 2. Beberapa laga domestik, termasuk menghadapi Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, berpotensi mengalami perubahan jadwal pada Maret–April 2026.

Namun, skema ini bersifat kondisional. Jika Persib gagal melaju, jadwal Super League pekan ke-24 dan seterusnya akan kembali ke rencana awal.

Sebelumnya, Direktur Utama iLeague Ferry Paulus menegaskan bahwa prestasi klub Indonesia di Asia berpengaruh langsung terhadap peringkat AFC, sehingga dukungan teknis seperti penyesuaian jadwal dinilai relevan selama tetap menjunjung fair play.

Dengan penjadwalan ulang ini, Persib diharapkan bisa lebih fokus menatap duel kontra Ratchaburi FC, tanpa kehilangan ritme di kompetisi domestik.

Baca Juga  Calvin Verdonk Puji Dony Tri Pamungkas, Dorong Bintang Muda Timnas Indonesia Tembus Eropa
  • Bagikan