Persib Bandung Mengamuk di GBLA, Hancurkan Madura United 5-0 dan Makin Kokoh di Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026

  • Bagikan

BANDUNG – Persib Bandung benar-benar sedang berada di mode juara. Maung Bandung tampil brutal dan tanpa ampun saat membantai Madura United lima gol tanpa balas pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (26/2/2026) malam.

Lima gol pesta tuan rumah lahir dari dua gol Ramon Tanque, serta masing-masing satu gol dari Uilliam Baros, Andrew Jung, dan Frans Putros. Kemenangan ini menjadi margin terbesar Persib sepanjang musim dan semakin menegaskan dominasi mereka di jalur perburuan gelar.

banner 336x280

Tambahan tiga poin membuat Persib kian kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 53 poin dari 22 laga. Konsistensi, efektivitas, dan kedalaman skuad menjadi senjata utama pasukan Bojan Hodak musim ini.

Gol Momentum, Titik Balik Pertandingan

Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, tak menutup rasa puasnya seusai laga. Ia menyebut pertandingan berjalan ketat, terutama di babak pertama, sebelum gol di momen krusial mengubah arah permainan.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Pertandingan ini tidak mudah, tapi di babak pertama kami bisa mencetak gol di saat yang tepat. Itu membuat kami mendapat lebih banyak ruang di area penyerangan,” ujar Igor dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga  Marc Klok Kirim Pesan ke Nick Kuipers Jelang Persib vs Dewa United

Gol tersebut menjadi pembuka keran dominasi. Persib mulai leluasa mengeksplorasi ruang, memaksa lini belakang Madura United bermain lebih dalam dan kehilangan organisasi.

Sentuhan Taktik dan Energi Segar

Memasuki babak kedua, tekanan sempat meningkat dari kubu tamu. Namun, keputusan tim pelatih memasukkan tiga pemain segar menjadi kunci untuk menjaga intensitas dan ritme permainan.

“Setelah kami memainkan tiga pemain yang lebih segar, pertandingan itu seolah sudah selesai. Kami bahkan seharusnya bisa mencetak empat atau lima gol. Saya juga senang karena kami mencatatkan clean sheet dan meraih kemenangan,” tegas Igor.

Clean sheet menjadi catatan penting lain dalam laga ini. Tak hanya tajam di depan, Persib juga solid di lini belakang.

Kolektivitas Jadi Kunci

Igor memberikan pujian kepada lini depan yang tampil klinis, tetapi ia menegaskan keberhasilan tersebut tak lepas dari kontribusi seluruh lini.

“Saya rasa pemain depan memainkan pertandingan yang luar biasa, begitu juga pemain tengah. Bahkan pemain belakang dan penjaga gawang ikut mempersiapkan alur penyerangan kami,” jelasnya.

Baca Juga  Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Tumbang dari Bosnia dan Herzegovina di Adu Penalti

Menurutnya, proses membangun serangan dari lini belakang hingga tengah menuju ruang terbuka menjadi fondasi utama terciptanya peluang matang. Ketika distribusi bola berjalan rapi, penyerang tinggal menuntaskan.

Ia juga menekankan bahwa dalam sepak bola modern tak ada sekat antara bertahan dan menyerang.

“Tidak ada pemain bertahan dan pemain menyerang di sepak bola. Saat kami menguasai bola, semua adalah penyerang. Saat tidak menguasai bola, semua adalah bek. Semua harus melakukan pressing, memotong jalur operan, dan menjaga peluang lawan,” paparnya.

Mental Juara Maung Bandung

Lebih jauh, Igor menegaskan bahwa kerja kolektif dan disiplin taktik adalah fondasi untuk menjuarai liga.

Dalam situasi serangan balik, penyerang sayap dituntut turun membantu pertahanan. Sebaliknya, saat menyerang, bek juga harus berani membangun serangan dari bawah.

“Mereka bermain sebagai tim. Harapannya, dengan semangat seperti ini, kami bisa menjadi juara lagi,” pungkas Igor.

Dengan performa seganas ini, Persib Bandung bukan hanya memimpin klasemen BRI Super League 2025/2026—mereka sedang mengirim pesan keras kepada para pesaing: Maung Bandung belum kenyang.

  • Bagikan