SEPAKPOJOK82.COM – Tak lagi sekadar kebanggaan nasional, Jay Idzes kini resmi naik kasta. Kapten Timnas Indonesia itu menembus daftar lima bek termahal Asia, sebuah status elite yang jarang bahkan nyaris tak pernah disentuh pemain Indonesia sebelumnya. Dari Eropa, nama Idzes menggema. Dari Italia, reputasinya dibangun.
Pemain yang saat ini membela Sassuolo itu mencuri sorotan setelah nilai pasarnya melonjak tajam di laman Transfermarkt. Angka €7,5 juta atau setara Rp130–140 miliar menjadi penanda bahwa Idzes bukan lagi prospek, melainkan aset bernilai tinggi di bursa internasional. Untuk ukuran bek Asia, ini bukan angka biasa.
Kenaikan itu jelas bukan kebetulan. Idzes menampilkan paket komplet seorang bek modern: kuat duel, rapi membaca permainan, dan tenang mengalirkan bola dari belakang. Kiprahnya di Serie A hingga kemudian mencatat transfer rekor ke klub Italia lain menjadi stempel kualitas di level elite. Konsistensi itulah yang membuat kurva nilainya menanjak perlahan, pasti, dan sulit dibantah.
Di tim nasional, Idzes juga menjelma poros. Ban kapten di lengannya bukan simbol kosong. Ia memimpin garis pertahanan dengan otoritas, menghadirkan ketenangan, sekaligus menaikkan standar. Performa solid bersama klub berpadu dengan kepemimpinan di Timnas Indonesia kombinasi yang jarang, dan mahal.
Kini, Idzes tak lagi dibaca sebagai “pemain Asia Tenggara”. Ia nama yang diperhitungkan di Asia, sejajar dengan bek-bek papan atas benua. Dan dengan nilai pasar yang terus menanjak, bukan mustahil transfer besar berikutnya akan kembali menyeret sorotan dunia ke Indonesia.
Dari Garuda ke Serie A, dari kapten ke kelas elite. Jay Idzes sedang menulis bab baru bukan hanya untuk kariernya, tapi untuk peta harga pemain Indonesia di mata dunia.
