Heitinga Tolak Pinangan PSSI, Timnas Indonesia Kembali Kehilangan Calon Nakhoda

  • Bagikan
Foto: iST

JOK82 – Timnas Indonesia lagi-lagi harus gigit jari dalam perburuan pelatih kepala. Sosok yang sempat ramai disebut masuk radar PSSI, John Heitinga, dikabarkan resmi menolak tawaran menangani Skuad Garuda. Media Belanda pada Rabu (10/12) menyebut mantan pelatih Ajax Amsterdam itu tak siap mengambil alih kemudi Timnas Indonesia—setidaknya untuk sekarang.

Laporan media daring Belanda soccernews.nl menjelaskan bahwa PSSI telah melakukan kontak langsung untuk menanyakan minat Heitinga melatih Garuda. Responsnya? Penolakan halus namun tetap menyisakan peluang di masa depan.
“Menurut berbagai sumber, PSSI baru-baru ini mengontak Heitinga untuk mengetahui apakah dia tertarik untuk melatih tim nasional mereka. Heitinga menolak tawaran tersebut, tetapi tetap membuka pintu untuk hal itu di masa depan,” tulis mereka.

banner 336x280

Rumor soal Heitinga merapat ke Indonesia sempat memanas setelah pria 42 tahun itu tiba-tiba mengikuti akun Instagram resmi Timnas Indonesia serta Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Spekulasi pun merebak ke mana-mana seolah hanya tinggal menunggu tanda tangan.

Baca Juga  Jawab Isu "Passportgate", Menkum dan Menpora Tegaskan Naturalisasi Timnas Sesuai Koridor Hukum

Namun nyatanya, kolaborasi itu urung terwujud dalam waktu dekat. Heitinga, yang sempat dipercaya memimpin Ajax Amsterdam, masih belum siap kembali ke arena setelah didepak pada November lalu akibat performa tim yang naik turun. Situasinya membuat ia belum ingin buru-buru kembali ke bangku pelatih, termasuk ke proyek besar Timnas Indonesia.

Baca Juga  Tanpa Playmaker Murni, Mengintip Revolusi Taktik John Herdman di Timnas Indonesia

Bagi PSSI, ini menjadi daftar penolakan berikutnya dalam pencarian juru taktik anyar untuk Garuda. Publik pun kembali menunggu siapa nama berikutnya yang bakal masuk dan apakah kali ini pintunya benar-benar terbuka lebar, atau justru kembali tertutup rapat.
Teka-teki masih berlanjut. Garuda menunggu nakhoda baru yang berani, siap, dan tepat. Siapa selanjutnya?(egp)

  • Bagikan