CAS Beri Angin Segar! Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Bisa Main Lagi

  • Bagikan

SEPAKPOJOK82.COM – Drama naturalisasi di sepak bola Malaysia akhirnya menemukan bab baru. Setelah sempat terjerembab dalam kasus pemalsuan dokumen, tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia kini mendapat angin segar. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi mengabulkan permohonan penangguhan hukuman yang mereka ajukan.

Artinya? Untuk sementara, para pemain itu boleh kembali merumput.

banner 336x280

Ketujuh pemain yang dimaksud bukan nama sembarangan: Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka sempat menjadi sorotan tajam, bukan karena aksi di lapangan, tapi karena dokumen yang dinilai bermasalah.

FIFA Sudah Jatuhkan Palu

Kilasan ke belakang. Pada 26 September 2025, FIFA lewat pernyataan resminya menyebut Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan ketujuh pemain tersebut terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA.

Baca Juga  Usai Penantian Panjang, Pep Guardiola Akui Keangkeran Anfield Meski Man City Menang

Hukuman pun tak main-main.

FAM diganjar denda 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar. Sementara para pemain dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan, plus denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41 juta) per orang.

Sanksi itu praktis membuat proyek naturalisasi Malaysia terancam berantakan.

CAS Turun Tangan

Namun, cerita belum tamat. Dalam perkembangan terbaru, FAM mengumumkan bahwa CAS mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi hukuman yang diajukan oleh tujuh pemain tersebut.

“Keputusan ini berarti skorsing 12 bulan dari semua aktivitas sepak bola yang dijatuhkan oleh FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya ditangguhkan sementara,” tulis FAM dalam pernyataan resminya, dikutip dari Berita Harian, Selasa (27/1/2026).

Dengan keputusan itu, ketujuh pemain diizinkan kembali beraktivitas di dunia sepak bola, setidaknya sampai CAS mengeluarkan putusan akhir atas banding yang diajukan.

Baca Juga  Jok, Mauro Zilstra dan Dion Markx sudah gabung Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025

“Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier dan berpartisipasi dalam aktivitas sepak bola apa pun sampai keputusan akhir dibuat,” lanjut pernyataan FAM.

Masih Jeda, Bukan Bebas Murni

Perlu digarisbawahi, ini belum vonis final. CAS hanya menangguhkan eksekusi hukuman, bukan membatalkan. Artinya, status ketujuh pemain ini masih menggantung—antara lanjut tanpa noda atau kembali tersandung sanksi.

Bagi Timnas Malaysia, keputusan ini jelas jadi napas tambahan. Harimau Malaya tak perlu kehilangan aset berharga terlalu lama. Tapi bagi publik sepak bola Asia Tenggara, kisah ini jadi pengingat: naturalisasi bukan sekadar paspor, tapi juga urusan administrasi yang tak bisa main-main.

  • Bagikan