SEPAKPOJOK82.COM – PSM Makassar seolah belum sepenuhnya duduk manis ketika mimpi buruk sudah datang. Baru dua menit laga berjalan, Stadion Gelora BJ Habibie langsung terdiam. David Da Silva mencuri ruang dan waktu, menuntaskan peluang, sekaligus menghadirkan gol yang kelak menjadi pembeda. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang, Minggu (21/12/2025), dan Malut United pulang membawa senyum penuh arti.
Sepanjang pertandingan, Juku Eja berusaha mengejar ketertinggalan. Tekanan demi tekanan dilepaskan, namun rapatnya barisan Laskar Kie Raha membuat PSM frustrasi. Malut United tampil disiplin, sabar, dan tahu kapan harus menahan, kapan harus mematikan ritme permainan tuan rumah.
Kontroversi datang di menit ke-83. Rizky Eka Pratama terjatuh di kotak terlarang usai berduel dengan dua pemain belakang Malut United. Publik Parepare sempat berharap, namun harapan itu kandas setelah wasit melakukan review VAR dan memutuskan membatalkan potensi penalti. Keputusan ini langsung memantik reaksi.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, memilih bersikap dingin namun menyiratkan kekecewaan.
“Wasit dan VAR kembali lagi ke pekerjaan mereka. Mereka yang menentukan keputusan-keputusan di lapangan. Apakah keputusan mereka mengarah ke kita atau mengarah ke lawan,” ujarnya singkat namun tajam dalam konferensi pers.
Di kubu seberang, Hendri Susilo justru memuji ketenangan anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan di Parepare bukan perkara mudah, melainkan hasil dari kerja keras dan konsistensi menghadapi tekanan PSM.
“Saya mengapresiasi para pemain yang bermain sabar dan konsisten di bawah tekanan,” kata Hendri.
Tambahan tiga poin ini semakin mengokohkan posisi Malut United di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Safrudin Tahar dan kolega kini mengoleksi 28 poin dari 14 laga, terus menempel ketat Borneo FC, Persija Jakarta, dan Persib Bandung dalam persaingan empat besar.
Meski demikian, Hendri enggan terlena.
“Kami tidak terlalu memikirkan papan klasemen. Fokus kami dari laga ke laga,” tegasnya.
Selanjutnya, Malut United akan kembali diuji saat menjamu Borneo FC pada laga tunda pekan ke-8 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (28/12/2025). Sementara PSM Makassar harus kembali bercermin—tentang efektivitas, konsentrasi awal laga, dan tentu saja, tentang keputusan yang kembali tak berpihak.













