Gempar! Bocoran Surat Internal Malut United Ungkap Rencana Ganti Nama Jadi Jateng United FC!

  • Bagikan

TERNATE – Jagat sepak bola tanah air mendadak gempar lewat peredaran isu radikal mengenai kontestan Super League, Malut United. Klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara tersebut kabarnya akan berganti nama komersial sekaligus memindahkan markas tim menuju Jawa Tengah (Jateng).

Isu miring ini mencuat ke publik setelah dokumen surat internal perusahaan bocor secara luas di jejaring media sosial. Surat kontroversial tersebut menggunakan kop resmi milik PT Malut Maju Sejahtera dengan nomor dokumen 25/MMS-MUtd/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026.

banner 336x280

Isi surat tersebut secara gamblang membahas perihal rencana perubahan nama klub Malut United FC serta perpindahan total lokasi home base.

“Klub Sepak Bola Malut United FC naungan PT Malut Maju Sejahtera sudah terdaftar secara resmi di PSSI. Tim juga sudah mengarungi kompetisi kasta tertinggi Indonesia Super League selama dua musim berturut-turut,” tulis petikan kalimat dalam surat yang bocor tersebut, Jumat (19/6/2026) hari ini.

Baca Juga  Persib Pincang di Parepare! Tiga Bintang dan Bojan Hodak Absen Lawan PSM Makassar

Dari Ternate Menuju Semarang, Nama Jateng United FC Mencuat

Dokumen tersebut membeberkan alasan kuat di balik keputusan mengejutkan manajemen menjelang bergulirnya musim kompetisi baru 2026/2027. Pengurus badan hukum bersama jajaran manajemen klub telah merampungkan agenda evaluasi internal secara menyeluruh.

Kedua belah pihak menyepakati keputusan untuk mengubah identitas klub Malut United secara total. Padahal, keputusan Kongres Biasa PSSI nomor 10/KEP/1-2023 sebelumnya menetapkan Stadion Gelora Kie Raha Ternate sebagai markas sah mereka.

Berdasarkan draf surat tersebut, manajemen bakal mengubah identitas klub menjadi nama baru:

  • Nama Baru Klub: JATENG UNITED FC

  • Domisili/Kandang Baru: Provinsi Jawa Tengah di Stadion JATIDIRI – Semarang

PSSI dan PT LIB Masih Bungkam Terkait Status Regulasi

Keputusan pindah markas sejauh ratusan kilometer ini tentu memicu gelombang protes dari kalangan suporter setia di Maluku Utara. Publik sepak bola Ternate merasa terpukul karena harus kehilangan klub kebanggaan mereka secara mendadak.

Meskipun salinan surat internal tersebut sudah beredar luas, status keabsahan perubahan nama ini masih mengambang. Otoritas tertinggi sepak bola nasional, PSSI, belum merilis pernyataan resmi ataupun ketukan palu regulasi terkait masalah ini.

Hal senada juga datang dari pihak operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pihak PT LIB masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi mengenai keabsahan berkas perpindahan home base tersebut. Pecinta sepak bola nasional kini tengah menanti kejelasan status hukum dari tim berjuluk Laskar Kie Raha ini.

  • Bagikan