SEPAKPOJOK82.COM – Persik Kediri gagal membawa pulang poin dalam lawatan krusial mereka ke markas PSM Makassar pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis (23/4/2026) petang, tim besutan Marcos Reina harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 3-1.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi skuad Macan Putih yang tampil inkonsisten sejak menit awal pertandingan.
Dominasi Juku Eja di Babak Pertama
Tuan rumah PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit kick-off dibunyikan. Tekanan intens yang dilancarkan kubu Juku Eja membuat barisan pertahanan Persik Kediri kewalahan. Keran gol PSM dibuka melalui eksekusi penalti Yuran Fernandes pada menit ke-37.
Dominasi tuan rumah berlanjut dengan tambahan dua gol yang dilesakkan oleh Sheriddin Boboev dan Luca Cumic. Persik Kediri baru bisa memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti Ernesto Gomez, namun gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim dari kekalahan.
Pengakuan Marcos Reina: Babak Pertama yang Buruk
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol ini menyoroti lemahnya koordinasi antar lini yang membuat aliran bola ke depan menjadi macet total.
“Kami tak tampil bagus di babak pertama. Kami sulit mengembangkan permainan, sehingga kami juga tak membuat peluang mencetak gol,” ungkap Reina dengan nada kecewa usai pertandingan.
Menurutnya, agresivitas PSM Makassar di paruh pertama benar-benar mematikan kreativitas para penggawa Macan Putih, sehingga mereka hanya bisa bertahan di bawah tekanan tanpa mampu membalas.
Evaluasi Taktik dan Kelengahan Lini Belakang
Memasuki babak kedua, Reina sempat mengubah skema permainan menjadi lebih terstruktur. Perubahan ini membuahkan hasil dengan permainan yang lebih rapi dan gol balasan menjelang akhir waktu normal. Namun, ambisi untuk menyamakan kedudukan justru menjadi bumerang.
Keasyikan menyerang membuat fokus lini belakang mengendur. PSM Makassar yang bermain efektif berhasil memanfaatkan celah tersebut lewat serangan balik cepat yang mengunci kemenangan mereka.
“Kami sebenarnya punya peluang membuat pertandingan seri, tapi PSM Makassar bermain sangat efektif dengan memanfaatkan serangan balik untuk membuat gol ketiga,” tambah pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Menatap Laga Selanjutnya
Meski kecewa, Marcos Reina meminta timnya untuk segera bangkit dan menerima hasil ini dengan lapang dada. Ia menjanjikan evaluasi total agar performa berantakan seperti di Parepare tidak terulang kembali di sisa musim.
“Kami harus berusaha lebih baik lagi di pertandingan berikutnya. Kami yakin bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus dari hari ini,” pungkasnya.
Kemenangan ini membuat PSM Makassar berhasil menjauh dari zona degradasi, sementara Persik Kediri harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen BRI Super League.













