JAKARTA – Pelatih kepala Skuad Garuda, John Herdman, menegaskan bahwa gelaran Piala AFF 2026 bakal menjadi panggung pembuktian khusus bagi para pemain yang merumput di kompetisi domestik.
Meski harus bertarung tanpa kekuatan penuh dari barisan bintang yang berkarier di luar negeri (abroad), juru taktik asal Inggris tersebut tetap memelihara rasa optimistis tinggi bahwa Skuad Timnas Indonesia sanggup mengakhiri kutukan panjang untuk merebut trofi juara.
Turnamen bergengsi se-Asia Tenggara yang akan bergulir mulai 26 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang ini memang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday. Kondisi regulasi tersebut otomatis membuat klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban hukum untuk melepas para pemain mereka ke Skuad Timnas Indonesia.
Menyikapi situasi tersebut, Herdman memastikan mayoritas nama yang akan mengisi daftar susunan pemain berasal dari kompetisi dalam negeri alias Liga 1. Salah satu nama besar yang hampir pasti absen adalah Marselino Ferdinan karena masih terikat komitmen ketat dengan klub kasta kedua Inggris, Oxford United.
“Tidak, Marselino masih terikat kontrak dengan Oxford United, jadi manajemen klub tentu mengikuti aturan resmi dari FIFA. Turnamen Piala AFF nanti akan sepenuhnya terisi oleh para pemain lokal,” ungkap John Herdman secara blak-blakan.
Kesempatan Emas Pilar Lokal Unjuk Gigi Menuju Piala Asia 2027
Alih-alih meratapi absennya para bintang diaspora, arsitek taktik berusia 51 tahun ini justru menilai pembatasan tersebut sebagai berkah tersembunyi. Herdman memandang Piala AFF 2026 sebagai kesempatan emas bagi para pemain lokal untuk unjuk kualitas, sekaligus menuntaskan dahaga trofi juara yang selama ini menghantui publik sepak bola tanah air.
Herdman menaruh kepercayaan penuh bahwa para penggawa domestik memiliki kapasitas dan mental bertarung yang mumpuni untuk meladeni kekuatan terbaik di kawasan Asia Tenggara. Ia menuntut anak asuhnya agar membawa pulang trofi AFF untuk pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola nasional.
Bagi Herdman, turnamen regional ini bukan sekadar ajang berburu gengsi semata, melainkan menjadi batu loncatan krusial dalam membangun fondasi tim yang kokoh menjelang putaran final Piala Asia 2027 mendatang.
“Para pemain lokal akan mendapatkan kesempatan besar untuk membawa pulang trofi dan menunjukkan kualitas asli mereka di atas lapangan. Sekaligus, ajang ini menjadi persiapan matang menuju Piala Asia 2027 sebagai turnamen besar yang paling penting bagi kita. Mereka harus memikul tanggung jawab besar untuk mewakili nama Indonesia,” tegas Herdman.
Berdasarkan hasil undian resmi, Skuad Timnas Indonesia akan memulai perjuangan dari Grup A. Pasukan Merah Putih bakal bersaing sengit memperebutkan tiket semifinal melawan kekuatan musuh bebuyutan Timnas Vietnam, Timnas Singapura, Timnas Kamboja, dan Timnas Timor Leste.











