JOK82 – Keseriusan PSIS Semarang untuk segera bangkit di ajang Pegadaian Championship 2025/26 semakin terlihat jelas. Terpuruk di dasar klasemen, Laskar Mahesa Jenar tak ingin menunggu lama untuk melakukan pembenahan. Manajemen langsung bergerak agresif dengan kembali merekrut dua pemain berpengalaman jelang dibukanya bursa transfer Januari 2026.
Dua nama yang resmi didatangkan adalah Fahmi Al Ayyubi dan Gustur Cahyo, sosok-sosok yang sudah mengenal kerasnya kompetisi Indonesia. Keduanya diharapkan mampu menambah kedalaman dan kualitas skuad yang saat ini sedang berjuang keluar dari situasi sulit.
Khusus Gustur Cahyo, kedatangannya bak pulang ke rumah sendiri. Pemain asal Magelang itu sebelumnya telah mengenakan kostum PSIS pada tahun 2018. Berposisi sebagai bek sayap, Gustur memiliki jejak panjang di berbagai klub seperti PSCS Cilacap, Persikabo 1973, FC Bekasi City, Persipa Pati, hingga terakhir memperkuat PSMS Medan. Pengalaman tersebut membuatnya dipercaya mampu memberikan stabilitas di sektor pertahanan.
Sementara itu, Fahmi Al Ayyubi datang dengan reputasi sebagai winger cepat dan eksplosif. Terakhir membela Gresik United, Fahmi juga memiliki rekam jejak kuat di kasta tertinggi, pernah memperkuat Persela Lamongan, Bali United FC, dan Dewa United FC. Kombinasi kecepatan, pengalaman, dan kreativitasnya dinilai mampu memperkaya variasi serangan PSIS.
CEO PSIS, Datu Nova Fatmawati, menegaskan bahwa kedatangan dua pemain senior ini bukan sekadar menambah jumlah skuad, melainkan bagian dari strategi besar penyelamatan musim.
“Kami mendatangkan dua pemain senior seperti Fahmi dan Gustur. Harapannya sama, mereka bisa memberikan warna baru bagi PSIS dan membawa PSIS bertahan di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 ini,” ujar Datu Nova, Selasa (2/12).
Sebelumnya, PSIS juga telah lebih dulu mengamankan jasa Tegar Infantrie untuk memperkuat lini tengah. Gelandang muda tersebut direkrut dengan status pinjaman dari Persita Tangerang, klub peserta BRI Super League 2025/26. Tegar dijadwalkan segera bergabung dalam sesi latihan dan dapat didaftarkan begitu bursa transfer dibuka pada 10 Januari nanti. Seluruh proses administrasi peminjaman disebut sudah rampung.
Di sisi klasemen, PSIS masih berada di posisi yang mengkhawatirkan. Mereka terbenam di peringkat ke-10 Grup 2 (Grup Timur) dengan baru mengumpulkan lima poin. Tepat di atasnya ada Persipal FC dengan enam poin, dan Persiku Kudus di posisi kedelapan dengan delapan poin.
Dengan situasi yang semakin mendesak, kehadiran Fahmi, Gustur, dan Tegar menjadi harapan baru bagi Mahesa Jenar. PSIS berharap momentum kebangkitan segera datang sebelum paruh musim benar-benar terlambat untuk diperbaiki.(Ega BP)













