Laga Hidup Mati di Parepare: Skenario Persib Bandung Segel Gelar Juara Liga Malam Ini!

  • Bagikan
Marc Klok Saat presscon - Foto : Ist

PAREPARE, SEPAKPOJOK 82 — Persib Bandung menatap sejarah besar pada pekan ke-33 Liga Indonesia musim 2025–2026. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut memiliki peluang emas untuk mengunci gelar juara lebih cepat saat menantang tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, malam ini (17/5).

Saat ini, Persib Bandung kokoh memimpin puncak klasemen sementara dengan raihan 75 poin dari 32 pertandingan. Koleksi poin ini sebenarnya sama persis dengan milik Borneo FC Samarinda yang membayangi di posisi kedua. Namun, Maung Bandung berhak menduduki posisi teratas berkat keunggulan rekor pertemuan (head-to-head) atas tim asal Samarinda tersebut.

banner 336x280

Skenario juara untuk malam ini terbilang sederhana namun menegangkan. Persib Bandung wajib memetik kemenangan penuh atas Juku Eja—julukan PSM Makassar. Pada saat yang sama, mereka harus berharap Borneo FC menelan kekalahan saat melakoni laga tandang ke markas Persijap Jepara. Kombinasi hasil tersebut otomatis membuat torehan poin Persib tidak akan terkejar lagi di sisa musim.

Keangkeran Parepare Siap Hadang Ambisi Maung Bandung

Kendati di atas kertas berada di jalur terdepan, misi menjemput trofi di Sulawesi Selatan dipastikan tidak berjalan mudah bagi Persib. Sejarah mencatat, Stadion Gelora BJ Habibie merupakan tempat yang angker bagi Pangeran Biru. Sejak tahun 2017, PSM Makassar memiliki rekor kandang yang sangat impresif setiap kali menjamu sang rival.

Baca Juga  Resmi! Fajar Fathur Rahman Berlabuh ke Persija Jakarta, Siap Bantu Macan Kemayoran Juara

Dari enam bentrokan kandang terakhir, Juku Eja sukses mengamankan lima kemenangan dan hanya sekali bermain imbang melawan Persib. Statistik superior inilah yang menjadi modal kepercayaan diri tinggi bagi kubu tuan rumah untuk merusak rencana pesta juara tim tamu.

Caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa pasukannya membawa motivasi berlipat untuk menjaga kehormatan markas sendiri. Ia secara terbuka mengirimkan sinyal perang urat syaraf (psywar) bahwa tidak boleh ada tim luar yang merayakan gelar juara di tanah Makassar.

“Yang terpenting bagi kami adalah menjaga marwah Sulawesi Selatan di Parepare. Yang bisa dan boleh berpesta di Stadion BJ Habibie hanyalah PSM Makassar,” tegas Ahmad Amiruddin.

Amiruddin menargetkan poin penuh demi mempersembahkan kado perpisahan manis kepada suporter di laga kandang terakhir musim ini. Tambahan tiga angka juga sangat krusial bagi PSM untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen. Oleh karena itu, ia meminta seluruh suporter memenuhi stadion guna memberikan suntikan moral yang masif bagi para pemain di lapangan.

Igor Tolic Pimpin Skuad, Marc Klok Kobarkan Semangat Juara

Ujian bagi Persib Bandung semakin bertambah lantaran pelatih kepala Bojan Hodak terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Regulasi melarang juru taktik asal Kroasia itu mendampingi tim secara langsung dari pinggir lapangan. Kendati demikian, Hodak memastikan absennya dirinya bukan sebuah kendala besar bagi tim.

Asisten pelatih Igor Tolic akan mengemban tanggung jawab penuh untuk memimpin strategi di tepi lapangan. Hodak sangat percaya diri dengan kapasitas kompatriotnya tersebut mengingat Tolic sudah dua kali menggantikan perannya dengan baik pada pertandingan-pertandingan sebelumnya musim ini.

Dari segi komposisi pemain, Maung Bandung bertolak ke Parepare dengan kekuatan penuh. Praktis hanya Uylin Kuzway yang diragukan tampil akibat proses pemulihan cedera yang belum rampung 100 persen.

Kapten tim Persib Bandung, Marc Klok, memastikan bahwa seluruh penggawa Maung Bandung sudah mengerti betul nilai taruhan dari laga krusial malam ini. Gelandang naturalisasi tersebut menegaskan kesiapan mental timnya untuk meredam agresivitas tuan rumah sejak menit awal.

“Kami semua tahu apa yang sedang kami perjuangkan malam ini. Kami sangat memahami besarnya usaha dan kerja keras yang harus kami keluarkan untuk menghadapi Makassar di kandangnya. Kami sudah mempersiapkan diri dengan mentalitas yang sangat kuat. Semoga kami pulang membawa hasil maksimal yang layak kami dapatkan,” pungkas Marc Klok.

  • Bagikan