Jeda BRI Super League 2025/2026 Dimulai, Persaingan Dipastikan Kian Memanas Usai Lebaran

  • Bagikan
Foto : Ragata

JAKARTABRI Super League 2025/2026 memasuki masa jeda sejak 16 Maret 2026. Operator kompetisi mengambil keputusan ini untuk menyesuaikan jadwal jelang Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memberi waktu pemulihan bagi para pemain setelah menjalani jadwal padat.

Namun demikian, jeda ini justru hadir saat tensi persaingan sedang tinggi, sehingga potensi perubahan klasemen tetap terbuka lebar.

banner 336x280

Hasil Imbang Jaga Persaingan Tetap Panas

Menjelang jeda, sejumlah tim papan atas gagal meraih kemenangan. Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC dalam laga krusial.

Di saat yang sama, Persija Jakarta juga harus puas berbagi poin setelah ditahan 1-1 oleh Dewa United.

Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas tetap terbuka. Setiap tim kini masih memiliki peluang untuk merebut posisi puncak.

Baca Juga  Optimisme Pesut Etam Jaga Asa Juara di Pekan ke-31

Liga Kembali Bergulir Awal April

Setelah menjalani jeda lebih dari dua pekan, operator kompetisi akan melanjutkan liga pada 3 April 2026. Sejumlah pertandingan langsung menyita perhatian.

Arema FC akan menghadapi Malut United FC pada pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi.

Selanjutnya, Dewa United akan menantang PSIM Yogyakarta pada pukul 19.00 WIB. Kedua tim dipastikan tampil agresif demi mengamankan poin penuh.


Persib Pimpin, Rival Terus Menekan

Hingga pekan ke-25, Persib Bandung memimpin klasemen dengan 58 poin. Namun, Borneo FC terus menempel dengan 54 poin.

Selain itu, Persija Jakarta mengumpulkan 52 poin di posisi ketiga dan tetap menjaga peluang juara.

Sementara itu, Malut United FC berada di posisi keempat dengan 45 poin dan siap memanfaatkan celah untuk naik peringkat.

Baca Juga  Borneo FC vs Semen Padang: Misi Mustahil Kabau Sirah di Kandang Pesut Etam

Tim Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi

Di sisi lain, setiap tim memanfaatkan masa jeda untuk melakukan evaluasi. Pelatih memperbaiki strategi, sementara pemain memulihkan kondisi fisik.

Selain itu, tim juga meningkatkan konsistensi permainan agar siap menghadapi fase akhir musim. Oleh karena itu, kualitas pertandingan diprediksi meningkat saat liga kembali berjalan.


Persaingan Kian Ketat Menuju Akhir Musim

Pada akhirnya, jeda kompetisi tidak mengurangi intensitas persaingan. Sebaliknya, semua tim akan kembali dengan energi baru dan ambisi lebih besar.

Kini, publik menantikan lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang dipastikan menyajikan laga lebih kompetitif hingga akhir musim.

  • Bagikan