SEPAK POJOK 82 -Bursa pelatih Timnas Indonesia memasuki fase krusial. PSSI disebut telah mempersempit kandidat hingga dua nama besar John Herdman dari Inggris dan Giovanni van Bronckhorst asal Belanda. Dari dua opsi itu, nama Herdman kini digadang-gadang berada di garis terdepan. Pengumuman resmi pun diklaim tinggal menunggu waktu.
Isu menguatnya peluang Herdman bukan tanpa dasar. Pelatih berusia 50 tahun itu sempat hampir kembali ke kawasan CONCACAF usai masuk radar Federasi Sepak Bola Jamaika, menyusul pengunduran diri Steve McClaren. Jamaika bahkan mempertimbangkan Herdman untuk memimpin tim pada babak play-off antarbenua Piala Dunia 2026. Namun, arah angin berubah. Herdman menolak tawaran tersebut dan memilih memprioritaskan Indonesia.
“Pelatih asal Inggris itu hampir kembali ke CONCACAF setelah negosiasi dengan Jamaika. Namun Herdman menolak tawaran tersebut, memprioritaskan Indonesia. Bab ini menyoroti ambisinya di kawasan tersebut, yang kini telah dialihkan,” tulis media Spanyol, Diez.
Langkah itu dibaca sebagai sinyal kuat keseriusan Herdman terhadap proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Bagi PSSI, ini bukan sekadar soal nama besar, melainkan kecocokan visi dan rekam jejak. Herdman dinilai masuk dalam kriteria pelatih yang dicari federasi berpengalaman di kualifikasi Piala Dunia, piawai mengelola transisi generasi, serta tahan tekanan di level internasional.
“PSSI sedang mencari pelatih berpengalaman dalam kualifikasi Piala Dunia, dan Herdman memenuhi kriteria tersebut. Pendekatan disiplinnya mengangkat performa Kanada, menerapkan gaya permainan vertikal yang mengejutkan banyak pihak,” tulis Diez lagi.
Rekam jejak Herdman bersama Kanada memang jadi kartu truf utama. Dari tim yang sempat dipandang sebelah mata, Kanada menjelma kekuatan baru CONCACAF, lolos ke Piala Dunia dan tampil dengan identitas permainan agresif serta terstruktur. Pola itu yang kini diharapkan bisa direplikasi di Indonesia, negara dengan potensi besar namun kerap tersendat konsistensi.
Di sisi lain, Giovanni van Bronckhorst tetap berada dalam radar, namun dinamika terbaru membuat Herdman unggul di tikungan terakhir. PSSI disebut ingin segera mengakhiri spekulasi demi memberi waktu adaptasi bagi pelatih terpilih, mengingat agenda padat Timnas di depan mata.
PSSI tengah bersiap mengambil keputusan besar. Dan jika Herdman benar berlabuh, maka ini bukan sekadar pergantian pelatih melainkan taruhan serius untuk membawa Timnas Indonesia naik kelas di panggung Asia.(EBP/AI)
