JAKARTA – Pengamat sepak bola nasional, Justinus Laksana, membawa angin segar bagi publik tanah air. Pria yang akrab menyandang sapaan Coach Justin ini meyakini potensi besar Timnas Indonesia.
Ia menegaskan skuad Garuda sanggup melangkah ke panggung megah Piala Dunia 2030 mendatang. Coach Justin menyoroti faktor kunci di balik optimisme membara tersebut.
Hadirnya juru taktik berkelas dunia, John Herdman, menjadi pembeda utama kualitas permainan tim. Herdman sukses mendongkrak level permainan tim Garuda secara signifikan di kancah internasional.
“Bersama racikan John Herdman, Timnas Indonesia sanggup melibas persaingan negara Asia lainnya,” tegas Coach Justin saat berada di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.
Wacana Format 64 Negara peserta FIFA, Peluang Timnas Indonesia Makin Terbuka Lebar
Peluang kelolosan skuad Garuda berpotensi melambung tinggi menjelang kualifikasi mendatang. Peluang emas ini makin terbuka lebar jika FIFA meresmikan wacana format anyar.
Presiden FIFA Gianni Infantino memang mempertimbangkan ekspansi peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 negara. Infantino berambisi merangkul lebih banyak negara untuk merasakan panggung sepak bola tertinggi dunia.
Coach Justin mendesak anak asuh John Herdman tampil spartan sejak babak kualifikasi awal. Performa konsisten pada laga kualifikasi menjadi kunci utama merebut tiket berharga tersebut.
“Jika format itu resmi berjalan, saya sangat yakin Indonesia lolos,” tambah Justin dengan penuh optimisme.
Edisi Spesial 100 Tahun Piala Dunia, Enam Negara Siap Gelar Pesta Sepak Bola Dunia
Ajang Piala Dunia 2030 sendiri mengusung konsep sejarah yang sangat unik dan megah. Tiga negara utama yakni Portugal, Maroko, dan Spanyol bertindak sebagai tuan rumah bersama.
Namun, FIFA menyisipkan agenda perayaan 100 tahun Piala Dunia pada edisi bersejarah ini. FIFA memberikan jatah satu pertandingan pembuka bagi Uruguay, Paraguay, dan Argentina.
Uruguay menandai lokasi bersejarah gelaran Piala Dunia pertama pada tahun 1930 silam. Argentina mengantongi kehormatan khusus berkat status runner-up pada edisi pembuka tersebut.
Sementara itu, Paraguay menyimpan nilai historis sebagai markas besar Konfederasi Conmebol. Publik tanah air kini menggantungkan asa tinggi pada Timnas Indonesia racikan John Herdman!











