JAKARTA – Kasta kedua sepak bola nasional, Championship Indonesia, resmi mengusung mandiri operator kompetisi tersendiri. Oleh karena itu, PT Liga Utama Indonesia (LUI) sah mengemban mandat sebagai operator baru usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Senin (24/8/2026).
PT LUI berdiri sebagai anak perusahaan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau iLeague.
Selanjutnya, PT LUI memegang tanggung jawab penuh memutar roda kompetisi Championship serta Elite Pro Academy (EPA).
Langkah bersejarah ini memisahkan secara penuh tata kelola bisnis kasta tertinggi Super League dengan kasta kedua Championship!
Struktur Kepemilikan Saham dan Jajaran Direksi PT LUI
Pasalnya, PT LIB menguasai kepemilikan 50 persen saham PT LUI, sedangkan 50 persen sisa saham terbagi rata kepada 20 klub peserta Championship. General Manager iLeague, Budiman Dalimunthe, mengonfirmasi kesepakatan bulat seluruh klub terkait pembentukan entitas bisnis baru ini.
Sadikin Aksa mengemban jabatan sebagai Komisaris Utama PT LUI, sementara Ferry Paulus dipercaya menduduki kursi Direktur Utama.
“Pemisahan entitas bisnis ini membuat pengelolaan keuangan serta dividen klub menjadi jauh lebih transparan,” ujar Budiman Dalimunthe.
Dengan demikian, 20 klub Championship siap menikmati kemandirian finansial serta tata kelola kompetisi yang lebih profesional!
Format Kompetisi 2026/2027 dan Laga Pembuka di Jatidiri
Kompetisi Championship 2026/2027 dijadwalkan kick-off perdana pada 11 September 2026 mendatang. Selain itu, 20 klub kontestan terbagi ke dalam dua grup kompetitif (Grup A dan Grup B) yang masing-masing dihuni 10 tim.
Juara dari masing-masing grup berhak meraih tiket promosi otomatis menuju ajang Super League 2027/2028.
Pertandingan sengit antara PSIS Semarang meladeni PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, resmi membuka tirai kompetisi.
Hasilnya, publik sepak bola Tanah Air siap menyambut sajian pertarungan sengit perbutan tiket promosi kasta tertinggi!













