Thomas Tuchel Tak Anggap Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2026, Tapi Yakin The Three Lions Bisa Angkat Trofi

  • Bagikan
Pelatih Inggris Thomas Tuchel saat memimpin Pasukan The Three Lions dalam sesi latihan - Foto : Ist

JAKARTA – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menilai The Three Lions belum layak menyandang status favorit utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Meski demikian, pelatih asal Jerman tersebut tetap optimistis Inggris memiliki kualitas dan kapasitas untuk bersaing hingga akhir turnamen.

Pernyataan Thomas Tuchel muncul di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap Timnas Inggris setelah sederet penampilan impresif dalam turnamen besar beberapa tahun terakhir.

banner 336x280

Dalam dua edisi Euro terakhir, Inggris berhasil melangkah hingga partai final. Sementara di ajang Piala Dunia, The Three Lions sukses menembus semifinal pada 2018 dan perempat final pada edisi 2022.

Catatan tersebut membuat banyak pengamat memasukkan Inggris sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Namun, Thomas Tuchel memilih bersikap realistis.

Menurutnya, pencapaian Inggris dalam beberapa turnamen terakhir memang menunjukkan bahwa timnya berada di level tertinggi sepak bola dunia. Akan tetapi, sejarah panjang tanpa gelar Piala Dunia sejak 1966 membuat Inggris belum bisa dianggap sebagai favorit utama.

“Jika Anda mencapai dua final Euro secara beruntun, lalu menembus semifinal dan perempat final Piala Dunia, berarti Anda sudah berada di level tersebut. Artinya, Anda memiliki peluang untuk memenangkannya,” ujar Thomas Tuchel seperti dikutip dari BBC Sport.

Baca Juga  Bayern Munchen Juara Bundesliga 2025/2026! Comeback Fantastis Bungkam Stuttgart di Allianz Arena

“Mungkin yang dibutuhkan hanyalah sedikit keberuntungan atau faktor lain yang mendukung. Saya sangat yakin kami berada di level itu. Tetapi saya juga percaya kami bukan favorit karena sejarah yang kami miliki,” lanjutnya.

Thomas Tuchel Sebut Inggris Adalah Penantang Serius

Alih-alih menyebut timnya sebagai unggulan utama, Thomas Tuchel lebih nyaman menempatkan Inggris sebagai penantang serius dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026.

Menurutnya, status tersebut justru bisa membantu tim tetap fokus dan tidak terbebani ekspektasi berlebihan.

“Kami melihat diri kami sebagai pesaing dan penantang. Kami ingin melangkah sejauh mungkin, tetapi saya tidak berpikir kami adalah favorit utama,” tegas Tuchel.

Pelatih berusia 52 tahun itu kemudian membuat perumpamaan menarik dengan turnamen tenis Wimbledon yang memiliki sejarah panjang dan tekanan besar bagi para peserta.

Ia menilai kondisi Inggris saat ini tidak jauh berbeda.

“Mungkin ini bukan perbandingan yang sempurna, tetapi jika Anda datang ke Wimbledon dan belum pernah memenangkannya selama 60 tahun, maka Anda bukan favorit. Namun, Anda tetap bisa memenangkannya. Itulah yang ingin kami lakukan,” kata Tuchel.

Inggris Fokus Bangun Mental Juara Menuju Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel menegaskan bahwa mimpi besar harus dibangun melalui proses yang panjang dan konsisten. Karena itu, ia meminta para pemain Timnas Inggris untuk tetap fokus pada setiap tahapan persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Baca Juga  Jan Olde Riekerink Tegaskan Dewa United Siap Tantang Borneo FC

Menurutnya, kesuksesan tidak akan datang secara instan.

“Kami tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Kami harus tetap tenang dan fokus pada setiap langkah yang kami ambil. Jika ingin mencapai puncak gunung, Anda harus memulainya selangkah demi selangkah,” jelasnya.

Tuchel juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan komitmen selama proses menuju turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Harry Kane dan Kolega Diminta Terus Bermimpi

Meski enggan menyebut Inggris sebagai favorit juara, Thomas Tuchel memastikan seluruh skuad memiliki keyakinan besar untuk menciptakan sejarah baru.

Ia percaya Harry Kane dan rekan-rekannya memiliki kemampuan untuk mengakhiri penantian panjang gelar Piala Dunia yang sudah berlangsung selama enam dekade.

“Saya memiliki keyakinan. Kami semua memiliki keyakinan dan mimpi. Tetapi mimpi itu harus dibarengi dengan kerja keras, tanggung jawab, komitmen, disiplin, dan terkadang kekecewaan,” ujar Tuchel.

“Semua itu adalah bagian dari perjalanan. Namun kami berani bermimpi, dan itu sangat penting,” tutup mantan pelatih Chelsea, Bayern Munchen, dan Paris Saint-Germain tersebut.

Dengan materi pemain yang dipenuhi bintang serta pengalaman tampil konsisten di level tertinggi, Timnas Inggris dipastikan kembali menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.

  • Bagikan