Indeks

Tunas Muda Cup 2026 Segera Bergulir, Ajang Unjuk Bakat Pemain Muda

  • Bagikan
Tunas Muda Cup Tahun 2025 - Foto : Ist

BREBES – Turnamen sepak bola Tunas Muda Cup 2026 dipastikan kembali digelar pada 22 hingga 26 Maret 2026. Ajang tahunan ini akan menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola.

Kabar tersebut diumumkan melalui akun Instagram Tunas Muda Cup 2026 yang memastikan turnamen kembali bergulir setelah momentum Lebaran.

“Tunas Muda Cup tahun 2026 kembali bergulir pasca Lebaran nanti. Seluruh pasang mata akan tertuju pada setiap pertandingan. Siapakah yang akan menjadi juara tahun ini?” tulis akun Instagram resmi turnamen tersebut.

Turnamen ini digagas oleh Karang Taruna Jaka Utama Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes – Jawa Tengah yang konsisten menghadirkan kompetisi sepak bola lokal sebagai wadah pembinaan talenta muda.


Persiapan Panjang Karang Taruna

Ketua Karang Taruna Jaka Utama, Toto Suandi, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Tunas Muda Cup 2026 membutuhkan persiapan panjang dan kerja keras seluruh pemuda desa.

Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi faktor utama hingga turnamen ini kembali terselenggara pada tahun ini.

“Dengan semangat tenaga, pikiran, maupun materil dari rekan-rekan pemuda pemudi Desa Cikakak, akhirnya turnamen ini bisa kembali digelar tahun 2026. InsyaAllah berjalan sukses dan lancar,” ujar Toto kepada Sepak Pojok 82.


Tantangan Terbesar: Pendanaan dan Kondusivitas

Dalam proses persiapan, Toto Suandi mengakui bahwa tantangan terbesar panitia adalah masalah pendanaan.

Namun dukungan masyarakat serta para donatur menjadi kunci agar turnamen tetap bisa terlaksana.

“Tidak bisa dipungkiri, tantangan terbesar adalah anggaran dana. Kami berusaha mengatasinya dengan dukungan doa dari orang tua, pemuda, serta kepercayaan para donatur,” jelasnya.

Selain soal pendanaan, panitia juga berupaya menjaga kondusivitas pertandingan, baik dari sisi pemain maupun suporter.

Panitia telah menyiapkan sejumlah regulasi pertandingan agar turnamen berjalan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.


Turnamen sebagai Wadah Bakat Sepak Bola

Bagi Karang Taruna Jaka Utama, Tunas Muda Cup 2026 bukan sekadar turnamen hiburan. Ajang ini juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat di dunia sepak bola.

“Sepak bola saat ini sudah menjadi dunia bagi anak-anak, remaja hingga dewasa. Kami berharap dari turnamen ini kelak lahir pemain yang bisa mewakili Timnas Indonesia,” kata Toto yang juga dikenal sebagai pengusaha barbershop.


Panitia Siapkan Turnamen Secara Profesional

Sementara itu, Ketua Panitia Tunas Muda Cup 2026, Bobit Hamas Kencana, memastikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.

Panitia melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan maksimal.

“Kami melakukan persiapan sejak jauh hari dengan perencanaan matang dan koordinasi seluruh panitia. Kami memastikan regulasi, lapangan, hingga perangkat pertandingan siap maksimal,” ujar Bobit.


Antusiasme Tim Peserta Tinggi

Bobit juga mengungkapkan bahwa antusiasme tim peserta sangat tinggi sejak pengumuman turnamen dirilis ke publik.

Banyak tim langsung menyatakan minat untuk ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

“Antusiasme tim sangat tinggi. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk menyelenggarakan turnamen ini secara profesional dan kompetitif,” tambahnya.


Kepala Desa Cikakak Apresiasi Kekompakan Warga

Di tempat terpisah, Kepala Desa Cikakak, Rohanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kegigihan serta kekompakan para pemuda dan masyarakat yang terus menjaga tradisi turnamen sepak bola tersebut.

Menurutnya, Tunas Muda Cup 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong warga Desa Cikakak.

Ia menilai turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan solidaritas masyarakat mampu menghadirkan kegiatan positif yang mempererat hubungan antarwarga.

“Saya sangat mengapresiasi kegigihan, semangat, dan kekompakan pemuda pemudi serta seluruh warga Desa Cikakak sehingga turnamen tahunan ini kembali bisa terselenggara. Tunas Muda Cup bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang kebersamaan dan silaturahmi masyarakat, terlebih dalam suasana Idulfitri yang penuh keberkahan,” ujar Rohanto.

Rohanto berharap Tunas Muda Cup 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi serta membawa nama baik desa di dunia sepak bola.


Sepak Pojok 82 Jadi Official Media Partner

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Sepak Pojok 82 yang resmi menjadi official media partner turnamen Tunas Muda Cup 2026.

Kehadiran media diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi turnamen sekaligus meningkatkan popularitas kompetisi di kalangan pecinta sepak bola lokal.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan masyarakat, Tunas Muda Cup 2026 diharapkan menjadi turnamen yang sukses sekaligus melahirkan talenta-talenta sepak bola masa depan dari Desa Cikakak. (EP Bastian)

  • Bagikan
Exit mobile version