BEKASI – Tinta emas baru saja ditorehkan oleh tim muda asal Sumatra Selatan, Sumsel United. Tampil tanpa beban sejak awal kompetisi, skuad asuhan Ardi Hernando ini sukses menasbihkan diri sebagai kampiun baru Elite Pro Academy (EPA) Championship 2026.
Sumsel United mengunci gelar juara setelah menumbangkan Persiku Kudus lewat drama laga final yang sangat menegangkan. Bertanding di Training Ground Garudayaksa Academy, Bekasi, anak-anak muda Sumsel memamerkan dominasi mereka hingga peluit panjang berbunyi.
Mental Baja dan Epic Comeback di Laga Final
Langkah Sumsel United menuju podium juara sebenarnya sempat diwarnai kepanikan. Pada awal babak pertama, lini pertahanan mereka lengah hingga Persiku Kudus mampu mencuri keunggulan dua gol terlebih dahulu.
Namun, ketertinggalan tersebut justru melecut semangat juang anak-anak Sumsel. Mereka langsung bangkit, meningkatkan intensitas serangan, dan sukses membalikkan keadaan menjadi kemenangan tipis 3-2 hingga akhir pertandingan.
“Jika melihat performa pemain, kendala utama di awal laga adalah masalah mental. Para pemain sempat gugup sehingga mental bertanding mereka sempat down,” ungkap Manajer Sumsel United, Didi Gilang Adiyanto, saat memberikan keterangan pada Senin (18/5/2026).
Napas Baru Pembinaan Sepak Bola Sumatra Selatan
Didi menegaskan bahwa keberhasilan timnya menjuarai EPA Championship menjadi angin segar bagi kemajuan sepak bola di daerah mereka. Meskipun saat ini belum ada klub asal Sumatra Selatan yang mencicipi atmosfer kasta tertinggi Liga Indonesia, konsistensi dalam jalur pembinaan usia dini terbukti mampu melahirkan talenta-talenta menjanjikan.
“Pak Presiden rencananya akan mengadakan pelatihan khusus untuk anak-anak ini. Semakin banyak mereka mendapatkan menit bermain, maka mental bertanding mereka tentu akan semakin terasah,” jelas Didi.
Bidik Target Baru dan Tiket Timnas U-20
Sebagai Manajer Sumsel United U-19, Didi mengaku tidak ingin larut terlalu lama dalam euforia juara. Ia langsung mengalihkan fokus untuk memantau persiapan skuadnya demi menghadapi kompetisi musim depan. Ia menargetkan anak asuhnya mampu mempertahankan prestasi ini sekaligus menyuplai pemain ke level yang lebih tinggi.
“Kami masih memiliki banyak target yang ingin kami capai tahun depan. Mudah-mudahan saya bisa terus memberikan kontribusi terbaik untuk sepak bola Sumsel,” tambahnya.
Selain membidik trofi baru, manajemen Sumsel United kini tengah membangun komunikasi intensif dengan PSSI. Mereka berharap tim kepelatihan Timnas Indonesia melirik performa apik anak-anak Sumsel untuk mengikuti seleksi Timnas U-20 yang saat ini sedang melakukan persiapan intensif.
“Target kami minimal ada satu atau dua pemain yang mendapat panggilan seleksi Timnas U-20. Kami berharap segera mendapatkan kabar baik agar mereka bisa secepatnya menyusul untuk mengikuti Training Center (TC),” pungkas Didi optimis.
