Shin Tae-yong Resmi Tangani Persija Jakarta, Mampukah STY Akhiri Puasa Gelar Macan Kemayoran?

  • Bagikan
Shin Tae Yong usai diperkenalkan sebagai Pelatih baru Persija Jakarta - Foto : Ist

JAKARTA – Shin Tae-yong resmi kembali ke sepak bola Indonesia. Namun kali ini, pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak menangani Timnas Indonesia, melainkan memulai petualangan baru bersama Persija Jakarta.

Persija Jakarta memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Kehadiran STY sekaligus mengakhiri spekulasi panjang terkait sosok yang akan menakhodai Macan Kemayoran pada musim Super League 2026/2027.

banner 336x280

Manajemen Persija menunjuk Shin Tae-yong untuk menggantikan Mauricio Souza yang tidak mendapatkan perpanjangan kontrak setelah gagal membawa tim meraih gelar juara musim lalu.

Shin Tae-yong Siap Bawa Persija Kembali Berjaya

Dalam perkenalan resminya, Shin Tae-yong langsung menyampaikan ambisinya bersama Persija Jakarta. Pelatih berusia 56 tahun itu ingin membawa Macan Kemayoran kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Indonesia.

“Saya Shin Tae-yong, pelatih baru Persija Jakarta. Mari kita melangkah bersama dan membuat kota ini kembali berjaya bersama-sama,” ujar STY dalam video resmi yang dirilis Persija.

Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut disambut antusias oleh Jakmania. Banyak pendukung Persija berharap pengalaman dan karakter kuat STY mampu mengakhiri penantian panjang gelar liga yang terakhir diraih pada musim 2018 bersama Stefano Cugurra Teco.

Rekam Jejak Shin Tae-yong di Indonesia

Nama Shin Tae-yong memiliki tempat tersendiri di hati pencinta sepak bola Indonesia. Ia menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019 hingga Januari 2025.

Meski tidak mempersembahkan trofi mayor, STY berhasil membawa perubahan besar terhadap perkembangan Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Garuda sukses menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan meningkatkan daya saing Indonesia di level Asia.

Setelah berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sempat kembali ke Korea Selatan untuk menangani Ulsan HD. Namun kebersamaan tersebut berlangsung singkat sebelum akhirnya kembali menerima tantangan di Indonesia.

Kini, untuk pertama kalinya, STY akan merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia sebagai pelatih klub.

Mengikuti Jejak Luis Milla

Perjalanan Shin Tae-yong bersama Persija mengingatkan publik pada sosok Luis Milla.

Pelatih asal Spanyol tersebut lebih dahulu dikenal saat menangani Timnas Indonesia pada periode 2017 hingga 2018 sebelum kemudian bergabung dengan Persib Bandung pada 2022.

Namun, kiprah Luis Milla bersama Persib tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya mampu membawa Maung Bandung finis di posisi ketiga sebelum akhirnya digantikan Bojan Hodak.

Menariknya, setelah kepergian Milla, Persib justru menjelma menjadi kekuatan dominan dan sukses meraih tiga gelar liga secara beruntun bersama Bojan Hodak.

Situasi tersebut kini memunculkan pertanyaan baru. Apakah Shin Tae-yong mampu mencatatkan prestasi yang lebih baik bersama Persija dibandingkan pencapaian Luis Milla saat melatih Persib?

Tantangan Besar Menanti Shin Tae-yong

Musim lalu Persija Jakarta menutup kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir Super League 2025/2026, berada di bawah Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.

Hasil tersebut menunjukkan kualitas skuad Macan Kemayoran sebenarnya cukup kompetitif. Namun, Persija masih kesulitan menjaga konsistensi pada momen-momen krusial dalam perebutan gelar.

Manajemen Persija berharap kehadiran Shin Tae-yong dapat meningkatkan mentalitas juara sekaligus memperkuat identitas permainan tim.

Dengan pengalaman melatih di level internasional serta kemampuan membangun tim yang kompetitif, STY kini memikul ekspektasi besar dari Jakmania untuk mengembalikan Persija ke singgasana sepak bola Indonesia.

Musim 2026/2027 pun menjadi panggung pembuktian bagi Shin Tae-yong. Bukan lagi bersama Timnas Indonesia, melainkan bersama Persija Jakarta yang haus gelar.

Baca Juga  Pesta Gol di Agus Salim: Persebaya Hancurkan Semen Padang 7-0, Bruno Paraiba Cetak Hattrick
  • Bagikan