JAKARTA – Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi merilis daftar vonis hukuman untuk sejumlah pelanggaran di panggung kompetisi domestik. Maka dari itu, hasil sidang yang menyeret sanksi Komdis PSSI Persib Persebaya mendadak geger di kalangan pencinta sepak bola nasional pada Rabu (14/10/2026).
Keputusan tertulis tersebut merangkum hasil persidangan perkara pada 23, 24, 25 September serta 1, 7, dan 8 Oktober 2026.
Persib Bandung harus merogoh kocek Rp50 juta akibat aksi emosional pemain asing asal Kroasia, Luka Menalo.
Sementara itu, Persebaya Surabaya bersama Garudayaksa FC masing-masing menanggung denda fantastis senilai Rp100 juta!
Aksi Amuk Luka Menalo Rusak Fasilitas Stadion
Pasalnya, Luka Menalo terbukti melanggar Kode Disiplin PSSI 2025 saat Persib bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada 20 September 2026. Pemain yang masuk pada menit ke-71 tersebut melampiaskan kemarahan dengan menendang papan iklan LED hingga hancur.
Tak berhenti di situ, Menalo juga meremukkan kaca pintu ruang ganti tim seusai peluit panjang berbunyi.
“Pemain Persib Luka Menalo menendang LED Board hingga rusak serta memecahkan kaca pintu ruang ganti,” tegas rilis resmi Komdis PSSI.
Dengan demikian, sikap tidak sportif sang legiun asing berujung kerugian finansial langsung bagi manajemen Pangeran Biru!
Persebaya dan Garudayaksa Kena Denda Ratusan Juta
Pelanggaran waktu pertandingan turut membuahkan sanksi berat bagi kontestan BRI Super League 2026/2027 lainnya. Selain itu, Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp100 juta kepada Persebaya Surabaya dan Garudayaksa FC atas insiden keterlambatan memasuki lapangan.
Kedua tim terbukti mengulur waktu kick-off babak kedua hingga pertandingan tertunda selama 210 detik di Stadion Gelora Bung Tomo.
Ketegasan federasi menjatuhkan sanksi menjadi peringatan keras bagi seluruh klub demi menjaga kedisiplinan kompetisi.
Kepatuhan terhadap regulasi organisasi menjadi kunci utama menciptakan industri sepak bola nasional yang profesional!
