SERANG – Langkah perkasa Persija Jakarta mendadak terhenti usai menelan kekalahan pahit 1-2 dari tuan rumah Dewa United pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Sebab, duel sengit di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu (31/10/2026) malam tersebut langsung memicu evaluasi terbuka dari sang kapten, Rizky Ridho.
Macan Kemayoran sejatinya memulai pertandingan dengan sangat percaya diri lewat gol kilat Rayhan Hannan pada menit keempat memanfaatkan assist ciamik Alexander Jeremejeff.
Keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga turun minum usai penyerang lawan, Denilson Junior, sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-42.
Bencana bagi tim tamu datang pada paruh kedua tatkala Dony Tri Pamungkas diganjar kartu kuning kedua berujung kartu merah pada menit ke-66!
Bermain 10 Orang: Taisei Marukawa Kunci Kemenangan Dramatis Banten Warriors
Pasalnya, keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh skuad Dewa United untuk menggempur lini pertahanan tim tamu yang pincang. Gelandang lincah Taisei Marukawa menjelma jadi pahlawan tuan rumah lewat torehan gol penentu kemenangan pada menit ke-85.
Kekalahan menyakitkan ini memaksa Persija pulang dengan tangan hampa tanpa tambahan poin dari markas Banten Warriors.
Kapten tim Rizky Ridho secara kesatria mengakui bahwa kekalahan tersebut murni bersumber dari buruknya konsentrasi serta rentetan kesalahan umpan para pemain di lapangan.
Dengan demikian, evaluasi total langsung dicanangkan jajaran tim pelatih jelang melakoni jadwal padat di kompetisi domestik!
Fokus Alihkan Tatap Laga Kontra PSMS Medan dan Persebaya Surabaya
Rizky Ridho menegaskan seluruh skuad wajib melakukan introspeksi mendalam agar blunder mendasar tidak terulang pada pertandingan-pertandingan penting mendatang. Selain itu, Macan Kemayoran langsung mengalihkan fokus penuh menghadapi duel kontra PSMS Medan di ajang I.League Cup 2026/2027.
Jadwal berat pekan kesembilan Super League menanti Persija saat harus meladeni perlawanan sengit musuh abadi Persebaya Surabaya.
Dukungan melimpah puluhan ribu suporter setia Jakmania tetap mengalir deras demi membangkitkan mental juang skuad kebanggaan ibu kota.
Konsistensi taktik dan kedisiplinan barisan pertahanan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda Muda untuk kembali ke jalur kemenangan!
