Indeks

Borneo FC Tak Anggap Enteng Persik Kediri, Persaingan Gelar BRI Super League Makin Panas

  • Bagikan

JAKARTA – Persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026 memasuki fase krusial. Borneo FC menegaskan tidak akan meremehkan Persik Kediri jelang duel pekan ke-30 yang digelar Rabu (29/4/2026). Laga ini menjadi penentu dalam perburuan gelar juara yang kian memanas.

Saat ini, Borneo FC bersaing ketat dengan Persib Bandung di puncak klasemen. Kedua tim sama-sama mengoleksi poin identik, membuat setiap pertandingan tersisa bernilai seperti final.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, langsung memasang kewaspadaan tinggi. Ia menegaskan timnya wajib menjaga fokus penuh, termasuk saat menghadapi Persik yang berada di papan tengah.

“Tidak ada pertandingan mudah. Kami harus mempersiapkan mental untuk semua laga tersisa. Kami akan bekerja keras agar tetap bersaing menjadi juara,” tegas Lefundes.

Konsistensi Jadi Kunci Borneo FC

Borneo FC menunjukkan performa stabil sepanjang musim. Lefundes menilai konsistensi menjadi fondasi utama yang harus terus dijaga hingga akhir kompetisi.

Ia memastikan timnya tidak akan mengubah pendekatan secara drastis, melainkan mempertahankan ritme permainan yang sudah terbukti efektif sejak awal musim.

“Kami sudah menjaga stabilitas performa sejak awal. Itu yang akan kami lanjutkan di lima pertandingan terakhir,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Selain faktor taktik, Lefundes menyoroti mentalitas pemain sebagai elemen penentu. Ia menilai seluruh skuad memiliki motivasi kuat untuk menuntaskan musim dengan gelar juara.

“Semua pemain punya tujuan yang sama. Mereka ingin menutup musim ini dengan hasil terbaik,” tambahnya.

Jadwal Lebih Ringan, Tapi Tetap Berbahaya

Secara hitungan di atas kertas, Borneo FC memiliki jalur yang relatif lebih ringan dibanding pesaing. Selain Persik, mereka akan menghadapi Persijap Jepara, Persita, Bali United, dan Malut United.

Namun Lefundes menolak anggapan tersebut. Ia menilai justru laga melawan tim papan tengah dan bawah sering menghadirkan tekanan berbeda.

“Pertandingan seperti ini justru berbahaya. Semua tim punya motivasi masing-masing,” tegasnya.

Saat ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 klasemen dengan 33 poin. Meski tidak terlibat dalam perebutan gelar, Persik tetap berpotensi menjadi batu sandungan serius bagi Pesut Etam.

Atmosfer Final di Setiap Pekan

Manajemen Borneo FC juga mengobarkan semangat juang melalui pesan yang disampaikan di media sosial resmi klub. Mereka menekankan bahwa setiap pertandingan kini adalah final.

“Sekarang bukan lagi soal satu pertandingan. Setiap pekan adalah final,” tulis pernyataan resmi klub.

Borneo FC juga mengajak seluruh elemen tim dan suporter untuk bersatu demi mewujudkan mimpi meraih gelar juara musim ini.

“Di lapangan, keringat tak pernah ditawar. Di tribune, suara tak pernah padam. Ini milik kita semua,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan persaingan yang semakin ketat di papan atas, kemenangan atas Persik Kediri menjadi harga mati bagi Borneo FC untuk menjaga peluang juara tetap hidup.

  • Bagikan
Exit mobile version