Indeks

Persis Solo Dihukum Berat: 5 Laga Kandang Tanpa Penonton Hingga Akhir Musim BRI Super League

  • Bagikan
Skuad Persis Solo pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persis

SEPAKPOJOK82.COM – Kabar buruk menimpa klub kebanggaan warga Solo, Persis Solo. Laskar Sambernyawa resmi dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul insiden pelanggaran disiplin dalam rangkaian kompetisi BRI Super League 2026.

Sanksi tersebut berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak 5 laga kandang berturut-turut. Dengan keputusan ini, Persis Solo dipastikan akan menjalani sisa musim ini di Stadion Manahan tanpa dukungan langsung dari suporter fanatiknya.

Penyebab Sanksi: Buntut Kericuhan dan Pelanggaran Kode Etik

Berdasarkan rilis resmi Komdis PSSI, hukuman ini merupakan akumulasi dari sejumlah pelanggaran serius yang terjadi dalam laga kandang sebelumnya. Insiden kericuhan penonton, pelemparan flar, serta kegagalan panitia pelaksana (Panpel) dalam menjamin keamanan stadion menjadi poin utama penilaian Komdis.

“Keputusan ini diambil setelah meninjau laporan pengawas pertandingan dan bukti video di lapangan. Kami harus menegakkan aturan demi keselamatan dan sportivitas di BRI Super League,” tulis pernyataan resmi Komdis PSSI.

Dampak bagi Laskar Sambernyawa

Kehilangan dukungan suporter di 5 laga sisa musim ini menjadi kerugian besar bagi anak asuh tim pelatih Persis Solo. Stadion Manahan yang biasanya angker bagi lawan berkat gemuruh Pasoepati dan elemen suporter lainnya, kini harus sunyi senyap.

Selain kerugian secara moril, pihak manajemen Persis Solo juga dipastikan mengalami kerugian finansial yang signifikan akibat hilangnya pendapatan dari sektor tiket pertandingan (gate income).

Langkah Manajemen Persis Solo

Pihak manajemen Persis Solo menyatakan sedang melakukan evaluasi internal mendalam terkait sanksi ini. Meskipun ada hak untuk mengajukan banding, manajemen berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengamanan dan koordinasi dengan kelompok suporter guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Hukuman ini menjadi peringatan keras bagi seluruh klub di BRI Super League 2026 agar lebih ketat dalam mengawasi jalannya pertandingan, terutama dalam menjaga perilaku suporter di dalam maupun di luar tribun.

  • Bagikan
Exit mobile version