Jakarta – Old Trafford kembali bersiap menjadi panggung pembuktian. Manchester United akan menjamu Fulham pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-24, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Pertanyaannya sederhana, tapi jawabannya krusial: apakah sentuhan Michael Carrick masih cukup mematikan?
Dalam dua pekan terakhir, Setan Merah berubah dari tim penuh tanda tanya menjadi mesin yang menebar ancaman. Di bawah komando Carrick, United tampil agresif, efisien, dan yang paling mencolok tanpa rasa takut menghadapi siapa pun.
City dan Arsenal Sudah Jadi Korban
Kebangkitan United bukan sekadar narasi kosong. Pada 17 Januari, MU menumbangkan Manchester City dengan skor meyakinkan 2-0 di Old Trafford. Gol dari Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu menjadi penanda bahwa United tak lagi bermain reaktif.
Euforia itu tak berhenti. Sepekan berselang, tepatnya 25 Januari, United kembali membuat geger dengan menaklukkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium. Kali ini, Mbeumo dan Dorgu kembali mencatatkan nama di papan skor, disempurnakan oleh gol Matheus Cunha.
Dua laga, dua raksasa tumbang. Carrick pun mulai disebut sebagai arsitek kebangkitan baru di Teater Impian.
Fulham, Ujian yang Tak Bisa Diremehkan
Namun, Fulham datang bukan sebagai figuran. Di atas kertas, mereka memang tak sekelas City atau Arsenal. Tapi justru di sinilah letak ujiannya. Laga kontra Fulham menjadi tes konsistensi pertama Carrick sejak euforia kemenangan besar.
United butuh tiga poin. Bukan hanya demi menjaga momentum, tetapi juga untuk merebut kembali posisi lima besar klasemen sementara yang sempat diambil Liverpool, usai The Reds menaklukkan Newcastle United dini hari tadi.
Kekalahan atau hasil imbang akan terasa mahal. Bukan hanya soal poin, tetapi juga soal menjaga aura superior yang mulai dibangun Carrick di ruang ganti.
Duet Mbeumo–Dorgu Kembali Dinanti
Sorotan tentu kembali tertuju pada Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu. Duet ini menjelma simbol agresivitas baru MU: cepat, berani menusuk, dan klinis di depan gawang.
Pertanyaannya kini, apakah mereka kembali menjadi algojo, atau justru Fulham yang datang membawa skenario penghenti pesta?
Old Trafford menunggu jawabannya. Carrick diuji, United dipertaruhkan, dan Fulham siap mengacaukan rencana besar Setan Merah.













