Sorotan Piala Dunia 2026: Ada Bek Persib di Skuad Irak, Singa Mesopotamia Siap Redam Erling Haaland!

  • Bagikan
Frans Putros, Pemain Timnas Iraq & Persib Bandung. - Foto : Ist

JAKARTA – Pertandingan kedua Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion Boston bakal memancing perhatian publik sepak bola tanah air. Laga ini memiliki koneksi batin yang sangat dekat dengan Indonesia. Pencinta sepak bola nasional menyoroti kehadiran bek tengah andalan Persib Bandung, Frans Putros, dalam skuad resmi Irak.

Frans Putros memang bukan nama paling mentereng dalam susunan pemain Singa Mesopotamia. Namun, bek tangguh tersebut menjadi bagian sejarah penting bagi negaranya. Putros sukses mengawal Irak merasai kembali putaran final Piala Dunia setelah menanti selama 40 tahun.

banner 336x280

Sektor sorotan utama media internasional justru mengarah pada sosok Zidane Iqbal. Eks penggawa Manchester United yang kini membela Utrecht tersebut menjadi motor serangan tim. Selain Iqbal, Irak juga mengandalkan ketajaman striker maut Aymen Hussein. Bomber haus gol tersebut sukses mengemas delapan gol sepanjang babak kualifikasi zona Asia.

Hussein bahkan menjelma sebagai pahlawan tunggal yang meloloskan Irak menuju Amerika Utara. Ia mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Bolivia dalam laga play-off antarbenua pada 1 April lalu.

Kelolosan Irak ini juga memecahkan rekor tersendiri. Mereka harus melewati total 21 pertandingan kualifikasi yang melelahkan. Catatan tersebut menjadi jumlah laga terbanyak bagi sebuah tim untuk menembus Piala Dunia 2026.

Aymen Hussein sukses mengakhiri kutukan panjang sejak penampilan terakhir Irak pada Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Irak menelan tiga kekalahan beruntun pada fase grup. Mereka tumbang di tangan Meksiko, Paraguay, dan Belgia dengan catatan kebobolan empat gol.

Kini, tim asuhan Graham Arnold mengusung misi besar untuk menghapus memori kelam tersebut. Namun, tantangan nyata sudah menghadang Jalal Hassan dan kawan-kawan. Mereka harus bersaing ketat melawan Norwegia, Prancis, serta Senegal pada Grup I. Lawan-lawan ini tentu memiliki kualitas yang jauh lebih mengerikan.

Baca Juga  KNVB Larang Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda, Maarten Paes Jadi Pengecualian

Norwegia Andalkan Ketajaman Erling Haaland dan Martin Odegaard

Norwegia yang menjadi lawan perdana Irak jelas bukan tim sembarangan. Skuad Eropa Utara ini memiliki Erling Haaland yang menyandang status striker murni paling mematikan di bumi. Bomber Manchester City tersebut menjadi pencetak gol terbanyak kualifikasi zona Eropa lewat koleksi 16 gol.

Landslaget lolos otomatis setelah menyapu bersih delapan kemenangan di Grup I kualifikasi Eropa. Mereka bahkan sukses menjungkirbalikkan prediksi dengan mengangkangi juara dunia empat kali, Italia. Norwegia dan Inggris menjadi dua tim Eropa yang mengemas rekor kemenangan sempurna.

Pasukan Stale Solbakken juga tampil sangat produktif dengan menggelontorkan 37 gol ke gawang lawan. Skuad berjuluk The Lions ini mencetak rata-rata 4,6 gol per pertandingan. Catatan impresif tersebut melampaui produktivitas sang juara Eropa, Spanyol.

Selain Haaland, Norwegia memiliki kedalaman skuad yang sangat mewah. Kapten Martin Odegaard siap bertindak sebagai dirigen permainan tim nasional. Lini serang mereka juga kian menakutkan berkat kehadiran Alexander Sorloth, Jorgen Strand Larsen, serta gelandang lincah Thelo Aasgaard.

Rentetan bintang tersebut memuluskan langkah Norwegia kembali ke putaran final setelah absen selama 28 tahun. Sepanjang sejarah, pencapaian terbaik Norwegia adalah menembus babak 16 besar pada edisi 1938 dan 1998.

Statistik mentereng ini membuat bursa taruhan lebih menjagokan Norwegia untuk menumbangkan Irak. Pengamat bahkan memprediksi Haaland cs mampu melewati kedigdayaan Prancis dan Senegal.

Namun, persiapan Norwegia sedikit terganggu akibat hasil kurang memuaskan dalam empat laga uji coba terakhir. Mereka menelan kekalahan 1-2 dari Belanda serta meraih hasil imbang melawan Maroko dan Swiss. Norwegia baru bisa bangkit saat menggilas Swedia dengan skor 3-1.

Baca Juga  Akhiri Puasa Tiga Bulan! Mauro Zijlstra Sukses Tandai Laga Comeback Bersama Persija

Sentuhan Magis Graham Arnold Jadi Senjata Rahasia Irak

Bentrokan kali ini menjadi pertemuan perdana antara Norwegia menghadapi Irak sepanjang sejarah sepak bola. Situasi baru ini bisa menyulitkan Solbakken untuk meraba kekuatan sang lawan. Secara peringkat FIFA, kedua tim juga terpaut sangat jomplang. Norwegia menduduki posisi 31, sedangkan Irak bertengger di peringkat 57 dunia.

Norwegia juga memegang catatan bagus saat bersua wakil benua kuning. Pertemuan terakhir terjadi pada September 2023 saat mereka melumat Yordania dengan skor mencolok 6-0.

Kendati semua prediksi memihak Norwegia, Irak memiliki senjata rahasia untuk menjungkirbalikkan keadaan. Senjata mematikan tersebut berada pada kejeniusan taktik pelatih Graham Arnold.

Arnold bisa menerapkan kembali formula sukses saat membawa Australia lolos ke babak gugur Piala Dunia 2022. Kala itu, skuad Socceroos mampu finis sebagai peringkat kedua di bawah Prancis. Langkah magis Arnold baru terhenti di babak 16 besar setelah kalah tipis 1-2 dari sang juara dunia, Argentina.

Arnold tentu menargetkan replikasi kesuksesan empat tahun lalu ke dalam skuad Irak saat ini. Pelatih asal Australia tersebut juga mendapat suntikan motivasi dari tren positif tim-tim Asia. Sejauh ini, belum ada satu pun wakil Asia yang menelan kekalahan pada laga perdana Piala Dunia 2026.

Australia dan Korea Selatan bahkan sukses memetik kemenangan manis atas lawan-lawan mereka. Kejutan besar dari tim semenjana seperti Qatar dan Tanjung Verde membuktikan bahwa kejutan selalu terbuka lebar. Taktik Graham Arnold dini hari nanti akan menentukan nasib Irak untuk menjaga marwah sepak bola Asia.

  • Bagikan