JAKARTA – Sejumlah elemen dan mantan figur Timnas Indonesia mulai angkat suara usai Skuad Garuda gagal total pada ajang Piala AFF 2026. Gelombang kritik tajam langsung mengintai kepemimpinan pelatih John Herdman.
Langkah Indonesia resmi terhenti pada babak penyisihan grup turnamen paling bergengsi Asia Tenggara ini.
Skuad Garuda hanya mampu finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A.
Indonesia harus merelakan Vietnam dan Singapura melenggang mulus menuju babak semifinal!
Laga Penentu di Kallang dan Mimpi Juara yang Musnah
Mimpi buruk Indonesia memuncak saat melakoni laga hidup-mati kontra Singapura di Stadion Jalan Besar. Pertandingan tersebut mewajibkan anak-anak asuh John Herdman meraih tiga poin penuh.
Ragnar Oratmangoen sempat membakar semangat pendukung lewat gol pembuka pada babak pertama.
Namun Ilhan Fandi mencetak gol balasan yang langsung menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Hasil imbang ini memaksa Indonesia mengubur dalam-dalam impian merengkuh trofi juara!
Garuda Pulang Awal dan Gelombang Kritik Elemen Sepak Bola
Kegagalan ini memaksa para pemain Indonesia mengemas barang dan angkat koper lebih awal. Skuad Garuda kini hanya menjadi penonton saat para rival bertarung berebut gelar.
Situasi kelam tersebut memicu kegusaran besar dari para mantan penggawa dan pengamat nasional.
Mereka menuntut evaluasi total terhadap kinerja tim pelatih serta persiapan tim.
Kegagalan beruntun ini menjadi pelajaran sangat mahal bagi masa depan sepak bola Tanah Air!
