JAKARTA – Keputusan komisi independen yang menyatakan The Citizens bersalah melanggar aturan finansial mendadak memicu nostalgia panas. Maka dari itu, pembahasan ucapan Sir Alex Ferguson soal Man City FFP kembali bergema serta menjadi sorotan utama publik sepak bola global.
Para pencinta bola teringat kembali pada kalimat legendaris sang manajer ikonik Manchester United sewaktu menjawab pertanyaan media pada 2009 lalu.
Wartawan saat itu menanyakan kemungkinan The Red Devils menjadi tim underdog saat bertarung melawan Manchester City pada laga derbi.
Pria asal Skotlandia tersebut memberikan jawaban sangat singkat, dingin, serta sarat ketegasan: “Not in my lifetime” (Tidak akan terjadi seumur hidup saya)!
Bongkar Kejahatan Finansial dan Relevansi Kata-Kata Sang Legenda
Pasalnya, kepemilikan modal melimpah Abu Dhabi United Group sejak 2008 sempat mengubah peta kekuatan sepak bola Inggris secara drastis. Man City sukses mencetak delapan gelar Premier League sembari mengangkangi pencapaian tetangga sekotanya pasca-pensiunnya Ferguson.
Namun, temuan vonis komisi independen pada September 2026 membongkar kejahatan manipulasi laporan keuangan senilai lebih dari 900 juta paun!
Man City terbukti merekayasa nilai sponsor serta kontrak palsu demi mendongkrak pendapatan klub secara tidak sah dari 2009 hingga 2018.
Dengan demikian, ucapan Ferguson terbukti sepenuhnya benar lantaran rivalnya tidak bertarung menggunakan aturan main yang adil!
Peluang Pencabutan Gelar Juara dan Pengakuan Mahkota Pangeran
Skandal ini memicu desakan publik agar otoritas Premier League mencabut deretan trofi juara milik Manchester City pada periode bermasalah tersebut. Selain itu, Manchester United berpeluang mengklaim pengakuan gelar mahkota juara untuk musim 2011/2012 serta 2017/2018 sebagai tim runner-up sah.
Perkembangan klub tetangga menjadi kekuatan dominan terbukti tidak berjalan di atas pijakan regulasi yang setara dengan klub pesaing.
Kalimat tajam sang legenda hidup kini dipandang sebagai nubuat presisi yang menelanjangi praktik ilegal sang rival sekota.
Para pendukung Setan Merah kini menantikan penjatuhan sanksi pencabutan gelar juara demi menegakkan keadilan kompetisi!
