LILLE – Bek kiri andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, baru saja mengukir tinta emas di kancah sepak bola Eropa. Pemain naturalisasi tersebut mencetak rekor fantastis yang belum pernah ada pesepak bola tanah air lain yang mampu menyamainya.
Calvin Verdonk resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang sukses mengantarkan klubnya, LOSC Lille, mengamankan tiket otomatis menuju babak utama Liga Champions musim depan.
Drama Pekan Pamungkas yang Mendebarkan
Lille melangkah ke panggung tertinggi antarklub Eropa lewat drama yang menguras emosi pada pertandingan pamungkas Ligue 1.
Saat bertanding di markas sendiri, Stade Pierre-Mauroy, pada Senin (18/5/2026) dini hari WIB, Lille justru tampil melempem. Mereka terpaksa mengakui keunggulan tim tamu dan kalah telak dengan skor 0-2. Kekalahan ini sempat membuat publik tuan rumah ketar-ketir kehilangan posisi di zona elite.
Namun, dewi fortuna rupanya masih memayungi Calvin Verdonk dan kolega. Pada laga lain yang berlangsung bersamaan, rival terdekat mereka justru bernasib sial.
Rennes Tergelincir, Berkah Bagi Lille
Rennes, yang membayangi Lille di peringkat kelima, gagal memanfaatkan momentum emas saat melakoni laga hidup-mati. Alih-alih menang di depan pendukung sendiri, Rennes justru tumbang di tangan Marseille dengan skor mencolok 1-3.
Hasil minor itu membuat Rennes tertahan di angka 59 poin, sehingga posisi mereka melorot ke peringkat keenam klasemen akhir. Sementara itu, Marseille langsung menyalip ke peringkat kelima walau kedua tim mengoleksi jumlah poin yang sama.
Kegagalan Rennes memetik poin penuh inilah yang akhirnya menyelamatkan posisi Lille. Pasukan Les Dogues tetap aman di zona Liga Champions tanpa perlu mengkhawatirkan hasil minor mereka sendiri.
Menuju Panggung Tertinggi Eropa
Paris Saint-Germain (PSG) resmi menutup kompetisi kasta tertinggi sepak bola Prancis musim ini sebagai jawara utama. Lille pun sukses mendampingi sang juara bertahan untuk langsung melenggang ke babak utama Liga Champions.
Bagi pencinta sepak bola nasional, pencapaian Calvin Verdonk ini menjadi kebanggaan luar biasa. Format baru Liga Champions musim depan tentu membuat publik tanah air sudah tidak sabar melihat aksi Verdonk mengawal lini pertahanan Lille melawan klub-klub raksasa Eropa.
