JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta siap mengakhiri teka-teki bangku kepelatihan mereka menjelang bergulirnya musim kompetisi baru. Manajemen Macan Kemayoran bakal mengumumkan sosok arsitek anyar tim secara resmi pada Senin (8/6/2026) lusa.
Menariknya, rumor di media sosial kini mengaitkan nama mantan pelatih legendaris Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai kandidat kuat nakhoda baru klub ibu kota tersebut.
Nama Shin Tae-yong jelas sudah sangat melekat di telinga para pecinta sepak bola tanah air. Juru taktik berpaspor Korea Selatan itu merupakan mantan nakhoda Skuad Garuda yang sukses meletakkan fondasi kuat bagi kemajuan Timnas Indonesia saat ini.
Meski pihak manajemen Persija masih mengunci rapat identitas sang pelatih baru, netizen dan kelompok suporter Jakmania sudah ramai memperbincangkan potensi mendaratnya STY di Jakarta.
Manajemen Persija Jakarta memilih kemegahan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai panggung utama untuk memperkenalkan sang pelatih baru ke publik. Pihak klub bahkan sudah menyebar undangan peliputan resmi kepada para awak media olahraga nasional sejak jauh-jauh hari.
Benjamin Mora Jadi Opsi Alternatif Selain STY
Selain memburu tanda tangan Shin Tae-yong, radar transfer Persija Jakarta juga mengarah ke sosok pelatih berkelas lainnya. Macan Kemayoran kabarnya membidik mantan pelatih sukses asal Meksiko, Benjamin Mora.
Nama Benjamin Mora memiliki reputasi mentereng di kawasan Asia Tenggara setelah ia sukses mempersembahkan gelaran trofi juara bagi raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), sepanjang periode emas 2018 hingga 2022 silam.
Persija Jakarta saat ini memang sedang mengalami kekosongan di kursi pelatih kepala. Kondisi tersebut terjadi setelah manajemen klub mengambil langkah tegas untuk mendepak dan tidak memperpanjang masa bakti pelatih asing sebelumnya, Mauricio Souza.
Manajemen memutus kontrak juru taktik asal Brasil tersebut lantaran ia gagal memenuhi target besar dari pemilik klub, yakni merengkuh trofi juara Super League musim lalu.
Siapa pun yang akan naik mimbar di JIS pada Senin besok, sang pelatih baru dipastikan memikul beban berat untuk segera merombak komposisi pemain dan mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
