JAKARTA – Persija Jakarta kembali gagal mengamankan kemenangan di kandang setelah ditahan imbang Dewa United FC dengan skor 1-1 pada lanjutan BRI Super League, Minggu (15/3/2026) malam. Laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium itu menambah catatan kurang maksimal Macan Kemayoran saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren Persija yang kesulitan meraih poin penuh di JIS dalam beberapa pertandingan terakhir.
Persija Kembali Kehilangan Momentum di Kandang
Persija sebenarnya berambisi bangkit di kandang sendiri. Namun Dewa United mampu memberikan perlawanan sengit sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat Persija kembali kehilangan dua poin penting di kandang. Sebelumnya, Macan Kemayoran juga gagal meraih kemenangan saat menjamu Borneo FC pada 3 Maret lalu. Dalam laga tersebut, Persija hanya bermain imbang 2-2 di stadion yang sama.
Rentetan hasil ini menunjukkan Persija masih kesulitan memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Mauricio Souza Tetap Percaya Diri
Meski timnya kembali kehilangan kemenangan, pelatih Persija Mauricio Souza tetap menunjukkan kepercayaan diri tinggi terhadap performa anak asuhnya.
Pelatih asal Brasil itu menilai Persija tetap tampil lebih baik dibandingkan lawan-lawannya yang datang ke JIS.
Menurut Souza, timnya mampu mengontrol permainan dan menunjukkan kualitas yang layak bersaing di papan atas kompetisi.
Empat Laga Kandang Tanpa Kemenangan
Sejauh ini, Persija sudah empat kali gagal meraih kemenangan saat bermain di JIS. Seluruh pertandingan tersebut berakhir dengan hasil imbang.
Menariknya, dari empat tim yang berhasil menahan Persija di kandang, tiga di antaranya justru mampu dikalahkan Macan Kemayoran saat bertemu di laga tandang.
Catatan ini menunjukkan kontras performa Persija antara laga kandang dan tandang pada musim ini.
Jika ingin terus bersaing di papan atas klasemen BRI Super League, Persija jelas harus segera memperbaiki catatan kandang mereka di Jakarta International Stadium.
