109 Hari Tanpa Poin di Malang: Ada Apa dengan Arema FC di Stadion Kanjuruhan?

  • Bagikan
Starting XI Arema FC pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

SEPAKPOJOK82.COM  – Stadion Kanjuruhan, yang selama ini dikenal sebagai “benteng angker” bagi lawan-lawan Arema FC, kini menyisakan tanda tanya besar. Tim berjuluk Singo Edan tersebut tercatat melewati rekor kelam selama 109 hari tanpa satu pun kemenangan di laga kandang dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023.

Tren negatif ini tidak hanya menjadi rapor merah secara statistik, tetapi juga menyimpan duka mendalam bagi publik sepak bola Malang Raya.

banner 336x280

Awal Mula Hilangnya Tuah Kanjuruhan

Terakhir kali Arema FC merasakan manisnya tiga poin di publik sendiri adalah pada 24 Agustus 2022. Saat itu, di bawah asuhan pelatih Eduardo Almeida, Singo Edan berhasil menumbangkan RANS Nusantara FC dengan skor meyakinkan 4-2.

Namun, siapa sangka kemenangan tersebut menjadi selebrasi terakhir di Kanjuruhan. Setelah laga itu, performa kandang Arema FC justru merosot tajam. Mereka dipaksa menyerah oleh Persib Bandung (1-2) dan puncaknya adalah kekalahan dramatis saat menjamu rival abadi, Persebaya Surabaya, dengan skor 2-3.

Baca Juga  Arema FC Siap Rombak Besar Skuad di Bursa Transfer Paruh Musim BRI Super League 2025/2026

Tragedi 1 Oktober dan Terhentinya Kompetisi

Kekalahan dari Persebaya pada 1 Oktober 2022 bukan sekadar statistik kekalahan biasa. Laga tersebut berakhir dengan Tragedi Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa, sebuah peristiwa yang memaksa kompetisi BRI Liga 1 dihentikan sementara dan mengubah wajah sepak bola Indonesia selamanya.

Selama masa jeda kompetisi hingga dimulainya kembali sistem bubble di Jawa Tengah dan DIY, Arema FC praktis tidak pernah lagi merasakan kemenangan di Malang. Rentang waktu 109 hari ini terhitung sejak kemenangan atas RANS hingga laga pekan ke-12 saat Liga 1 kembali digulirkan.

Sanksi Berat dan Nasib Laga Kandang

Akibat tragedi tersebut, Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Arema FC:

  • Larangan Bermain di Malang: Arema FC dilarang menyelenggarakan laga kandang di Stadion Kanjuruhan hingga akhir musim.

  • Laga Usiran: Singo Edan harus mencari markas baru yang berjarak minimal 250 km dari Malang.

  • Tanpa Penonton: Seluruh laga kandang sisa harus digelar tanpa kehadiran suporter.

Menanti Kebangkitan Singo Edan

Kini, Stadion Kanjuruhan tidak lagi menjadi rumah yang ramah bagi Arema FC. Dengan status sebagai tim “musafir”, tantangan Arema FC untuk memutus tren negatif tanpa dukungan Aremania secara langsung menjadi ujian mental yang sangat berat bagi Evan Dimas dan kawan-kawan.

Misteri 109 hari tanpa kemenangan ini menjadi catatan sejarah pahit yang harus segera ditebus jika Arema FC ingin kembali bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1.

  • Bagikan