JAKARTA – FIFA resmi merestui proposal I.League terkait kehadiran suporter tim tamu Super League musim 2026/2027. Oleh karena itu, federasi akhirnya mengakhiri larangan awayday yang telah mengekang pencinta sepak bola nasional selama empat tahun.
Regulasi ketat ini semula berlaku sejak musim 2022/2023 demi meredam dampakTragedi Kanjuruhan.
Selanjutnya, I.League sukses meyakinkan FIFA setelah menggelar serangkaian komunikasi intensif sepanjang tahun lalu.
FIFA menyetujui mekanisme anyar pengelolaan suporter dengan sejumlah catatan aspek keamanan!
Catatan Khusus FIFA dan Integrasi Tiket Aplikasi Sobat Liga
Pasalnya, Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengimbau seluruh elemen suporter agar tetap menjaga ketertiban. Pihak operator menuntut komitmen tinggi dari pendukung klub demi menjaga kepercayaan FIFA.
“FIFA memberikan restu dengan syarat suporter wajib mematuhi seluruh batasan regulasi,” tegas Ferry Paulus.
“Kami telah menyampaikan aturan teknis dan larangan keamanan kepada seluruh manajemen klub,” lanjutnya.
Dengan demikian, I.League langsung menyiapkan sistem tiket terintegrasi lewat aplikasi Sobat Liga.
Pihak kepolisian bahkan telah menuntaskan proses verifikasi dan uji coba sistem tiket digital tersebut!
Diskresi Pihak Kepolisian untuk Laga Tensi Tinggi
Kehadiran suporter tandang diyakini mampu menyuntikkan atmosfer kompetisi yang lebih membakar semangat. Selain itu, riuk dukungan penonton tim tamu bakal mendongkrak daya saing antar klub.
Meski begitu, pihak kepolisian tetap mengantongi wewenang penuh untuk mengevaluasi izin pertandingan.
“Kepolisian berhak melarang suporter tandang pada laga tensi tinggi demi mengantisipasi kerawanan,” tambah Ferry.
Hasilnya, kelancaran kebijakan anyar ini sepenuhnya berada di tangan kedisiplinan para suporter!
