JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, langsung turun gunung memantau kesiapan skuad Garuda. Pria yang juga menjabat sebagai menteri ini mengunjungi sesi latihan Timnas Indonesia menjelang laga sengit kontra Mozambik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026) petang kemarin.
Langkah Erick Thohir ini menjadi suntikan motivasi berharga sebelum laga krusial Timnas Indonesia vs Mozambik dalam kalender resmi FIFA Matchday mengguncang rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam nanti.
Erick Thohir menegaskan komitmen kuatnya untuk terus menjaga momentum positif yang sedang menyelimuti tim nasional saat ini. PSSI kini mengarahkan fokus utama pada program penguatan kedalaman tim, termasuk lewat akselerasi proses naturalisasi demi mendongkrak performa taktik ke tingkat tertinggi.
“Memang sudah seharusnya kalau Timnas Indonesia mau latihan, ya saya ayo saja mendampingi mereka. Kami berdiskusi mengenai kekurangan apa saja dan masukan apa yang tim butuhkan, supaya PSSI bisa terus memberikan dukungan penuh bagi perjuangan timnas,” ujar Erick Thohir di hadapan awak media.
Erick Thohir Tuntut Pemain Konsisten dan Haramkan Remehkan Lawan
Grafik performa armada Merah Putih dalam tiga pertandingan terakhir sejatinya menunjukkan tren peningkatan kualitas yang cukup menjanjikan. Meski begitu, Erick mencatat masih ada beberapa aspek minor yang wajib mendapatkan perbaikan dari tim pelatih.
Menghadapi tantangan dari Timnas Mozambik malam nanti, Erick mewanti-wanti para pemain agar mengharamkan sikap memandang remeh kekuatan lawan, sekecil apa pun itu.
“Hal yang paling penting saat menghadapi Mozambik nanti, ya pemain kembali jangan sampai melakukan underestimate (meremehkan). Kita musti konsisten bertarung mencari tambahan poin ranking FIFA. Saya rasa seluruh pemain sangat fokus, dan Coach John Herdman juga memperlihatkan fokus yang luar biasa,” tambah Erick Thohir.
Program Regenerasi Berjalan Ketat, Pemain Muda Wajib Membumi
Selain mematangkan persiapan teknis di atas lapangan hijau, PSSI juga terus menempatkan program regenerasi pemain sebagai agenda utama federasi. Pihak PSSI mengklaim terus memantau pergerakan para daun muda potensial, baik di kompetisi domestik maupun luar negeri, untuk memperkuat fondasi tim nasional di masa depan.
Namun, Erick menyelipkan pesan menohok bagi para talenta muda yang kini mulai mendapat sorotan publik sepak bola tanah air agar tidak cepat kehilangan arah.
“Regenerasi itu mutlak kita perlukan, tentu saja menyasar bagi para pemain yang benar-benar punya potensi besar. Sekarang tinggal bagaimana membimbing para pemain tersebut agar jangan cepat besar kepala,” pungkasnya secara blak-blakan.
