JAKARTA – Hasil imbang yang diraih Persija Jakarta saat menghadapi Dewa United FC di Jakarta International Stadium pada Minggu (15/3/2026) malam memicu kekecewaan besar dari suporter. Laga lanjutan BRI Super League itu berakhir dengan skor 1-1 dan membuat pendukung Macan Kemayoran kembali pulang tanpa kemenangan.
Kekecewaan tersebut semakin terasa karena pada laga kandang sebelumnya Persija juga gagal meraih poin penuh. Saat menjamu Borneo FC di stadion yang sama, Persija hanya mampu bermain imbang 2-2.
Jakmania Merasa Sudah Memberi Dukungan Maksimal
Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, menegaskan bahwa suporter sudah memberikan dukungan maksimal kepada tim kesayangan mereka.
Menurut Diky, Jakmania bahkan memborong seluruh tiket laga kandang Persija di JIS yang berlangsung selama bulan Ramadan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa dukungan suporter tidak pernah surut.
“Dua kali kandang di bulan Ramadan, tiket Jakmania sold out alias habis. Artinya dukungan juga enggak ada habisnya diberikan untuk Persija,” tulis Diky melalui akun Instagramnya.
Ultimatum Empat Laga Kandang Tersisa
Diky juga menyinggung sisa pertandingan kandang Persija pada musim ini. Ia menegaskan bahwa Macan Kemayoran masih memiliki empat laga kandang tersisa di kompetisi Super League.
Ia berharap tim mampu membalas dukungan besar Jakmania dengan kemenangan.
“Sisa empat kandang lagi. Bisa dong bahagiain Jakmania?” tulisnya menyindir.
Target Menang di Sembilan Laga Sisa
Secara keseluruhan, Persija masih memiliki sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim. Diky berharap tim mampu memaksimalkan semua laga tersebut jika ingin menjaga peluang meraih podium juara.
Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi hasil imbang, apalagi kekalahan, jika Persija benar-benar ingin bersaing di papan atas klasemen.
“Kalau memang rezekinya Persija tahun ini, kita kejar. Asal mau ngejar,” tulis Diky.
Diky juga mengingatkan para pemain Persija, termasuk kapten tim Rizky Ridho, bahwa Jakmania sudah memberikan dukungan penuh, baik secara langsung di stadion maupun melalui doa.
“Rezeki memang tidak tertukar, tapi harus dikejar. Kami cuma berdoa dan mendukung sampai titik darah penghabisan. Terakhir, kalian yang berjuang di lapangan yang bisa mewujudkan,” tegasnya.
Dengan dukungan suporter yang tetap solid, tekanan kini berada di pundak para pemain Persija untuk segera bangkit dan membayar kepercayaan Jakmania pada sisa pertandingan musim ini.
