Indeks

Geram Bus EPA U-18 Diserang dan Dijarah! Manajemen Persib Bandung Bawa Kasus ke PSSI

  • Bagikan
Logo Persib Bandung. - Foto : Ist

BANDUNG – Petinggi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) bereaksi keras atas insiden pengrusakan serta dugaan penjarahan bus rombongan Persib Elite Pro Academy (EPA) U-18 di Rest Area KM 360 Batang. Maka dari itu, pernyataan tegas manajemen Persib Bandung kecam penyerangan bus U-18 mengguncang jagat sepak bola nasional pada Senin (12/10/2026).

Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, mengecam tindakan kriminal yang mencoreng panggung olahraga tanah air tersebut.

Aksi anarkis tersebut tak sekadar merusak bus dan melukai oficial, melainkan merampas koper serta perlengkapan pertandingan pilar muda Maung Bandung.

Pihak klub mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas hingga menyeret seluruh dalang penyerangan ke jalur hukum!

Laporkan Kejadian ke PSSI dan Operator Kompetisi

Pasalnya, kekerasan fisik serta perusakan kendaraan merupakan tindakan kriminal murni yang tidak menampakkan esensi rivalitas sepak bola. Adhitia mengonfirmasi telah melayangkan laporan resmi kepada pimpinan PSSI serta operator kompetisi demi menindaklanjuti insiden memilukan ini.

“Atlet muda berhak mendapatkan perlindungan serta rasa aman tanpa ancaman kekerasan saat meniti karier,” tegas Adhitia Putra Herawan.

Manajemen berkoordinasi intensif guna menjamin kondisi psikologis para pemain muda tetap terlindungi secara maksimal.

Dengan demikian, penegakan hukum secara transparan dan menyeluruh menjadi tuntutan utama manajemen Pangeran Biru!

Imbau Bobotoh Tetap Tenang dan Hindari Aksi Balasan

Adhitia turut menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kelompok pendukung setia Maung Bandung di seluruh Indonesia. Selain itu, pria ramah ini mengajak Bobotoh menahan diri dari tindakan provokasi yang berpotensi memperluas konflik antar suporter.

“Kami memahami kemarahan Bobotoh, namun percayakan seluruh penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” pinta Adhitia.

Persib menegaskan batas rivalitas sepak bola wajib menjunjung tinggi sportivitas serta nilai kemanusiaan di atas lapangan.

Iklim kompetisi yang aman menjadi pondasi vital bagi tumbuh kembang talenta muda menuju masa depan sepak bola Indonesia!

  • Bagikan
Exit mobile version