SEPAKPOJOK82 – FIFA akhirnya mengambil langkah konkret untuk mengembangkan sepak bola Asia Tenggara. Melalui surat elektronik yang dikirim pada Jumat (20/3/2026) dini hari WIB, induk sepak bola dunia itu secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Dalam pesan bertajuk “FIFA Council menyoroti kekuatan sepak bola dan FIFA World Cup sebagai sarana membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian”, FIFA langsung menegaskan bahwa turnamen anyar tersebut akan digelar pada September hingga Oktober 2026.
Digelar Bertepatan dengan FIFA Matchday
Selanjutnya, FIFA menyusun jadwal turnamen ini agar selaras dengan kalender internasional. FIFA ASEAN Cup diproyeksikan berlangsung pada periode FIFA Matchday, tepatnya 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Dengan demikian, setiap negara peserta bisa memainkan maksimal empat pertandingan. Selain itu, situasi ini juga membuka peluang besar bagi tim nasional untuk menurunkan komposisi terbaiknya.
Tak terkecuali Timnas Indonesia. Skuad Garuda berpotensi tampil dengan kekuatan penuh karena para pemain yang berkarier di Eropa dapat bergabung tanpa hambatan dari klub masing-masing.
Sudah Diluncurkan Sejak 2025
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino telah lebih dulu meluncurkan FIFA ASEAN Cup dalam KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada 26 Oktober 2025.
Pada kesempatan itu, FIFA juga memperbarui nota kesepahaman dengan ASEAN bersama Sekretaris Jenderal, Kao Kim Hourn.
Kemudian, penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Momen ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Lebih lanjut, Infantino menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata.
“FIFA ASEAN Cup akan memberi kesempatan bagi pemain terbaik ASEAN untuk bersinar di panggung dunia sekaligus memperkuat persatuan kawasan,” ujar Infantino.
Libatkan 11 Negara ASEAN
Di sisi lain, FIFA memastikan bahwa turnamen ini akan melibatkan 11 negara anggota ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.
Menurut Infantino, angka sebelas memiliki makna spesial dalam sepak bola karena merepresentasikan jumlah pemain di lapangan. Oleh sebab itu, ia menjadikan filosofi tersebut sebagai simbol persatuan kawasan.
Bahkan, ia optimistis kompetisi ini mampu menginspirasi lebih dari 700 juta masyarakat Asia Tenggara.
Peluang Besar untuk Indonesia
Terakhir, kehadiran FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia. Tidak hanya sekadar berpartisipasi, Indonesia berpeluang menunjukkan kualitas sekaligus meningkatkan daya saing di level internasional.
Dengan jadwal yang ideal serta dukungan penuh FIFA, kini panggung sudah tersedia. Selanjutnya, tinggal bagaimana Timnas Indonesia memanfaatkan peluang emas ini untuk mencetak prestasi.
